Jadi Wanita Sehat Bersama Klub WI

Jadi Wanita Sehat Bersama Klub WI

Jadi Wanita Sehat Bersama Klub WI

Setelah jalan-jalan, berlatih memasak dan menjaga kecantikan, saatnya klub WI menimba ilmu jadi wanita sehat dari tim Rumah Sakit Masmitra.

Bertempat di kantor Tabloid Wanita Indonesia, semua antusias mendengarkan penjelasan dr. Stella Bela MGizi, SpGK, Kamis, 3 Maret 2016.

Apalagi ketika bahasan tiba pada penghitungan Indeks Massa Tubuh (IMT). Anggota Klub WI dan undangan lainnya sibuk menghitung pembagian berat dan tinggi badan masing-masing. Makin seru lagi saat sesi tanya jawab. Banyak pertanyaan yang diajukan para ibu, mulai dari bagaimana menjaga gula darah dan kolestrol, sampai curhat kebingungan lantaran tes laboratoriumnya normal tetapi tubuhnya kerap kesemutan. Ada pula yang bertanya bagaimana tepatnya menjalani gaya hidup vegetarian?

Dengan senyum hangat tanpa mengurangi kelugasan penjelasan, dr. Stella menjawab pertanyaan demi pertanyaan. Intinya kata dia, label wanita sehat dapat diperoleh siapa saja yang bisa menjaga keseimbangan. Seimbang dalam gaya hidup, seimbang pula dalam pola makan. Ia mengingatkan, jangan sampai dengan alasan sibuk kerja jadi mudah saja memilih makanan siap saji, fastfood dan gorengan.

”Ditambah lagi aktivitas fisiknya sangat minim, stres pula dengan tuntutan target dan deadline. Dari penampilan fisik akhirnya ada yang terlalu kurus, ada yang kegemukan. Dua-duanya perpotensi kerap dihinggapi sakit,” tegasnya.

Bagaimana solusinya? Makanlah tepat pada waktunya dengan pilihan menu yang tepat pula. Misalnya, sarapan pukul 07.00 dengan sandwich, selingan pukul 10.00 dengan jus buah, makan siang pukul 13.00 dengan nasi plus sayur dan lauk-pauk bergizi. Selingan lagi pukul 16.00 dengan buah, ditutup makan malam pukul 19.00 dengan makanan penuh serat dan gizi.

”Jangan lupa olahraga,” dr. Stella mengingatkan lagi. Aktivitas yang satu ini menurut dia tak mengenal usia. Bedanya, pilihan jenis olahraga disesuaikan dengan usia dan kondisi kesehatan.

Pada seorang ibu yang sudah berusia 60-an tahun contohnya, ia menyarankan memilih olah raga low impact. Misalnya dengan jalan-jalan ringan dan senam. Selanjutnya untuk para vegetarian, ia mengingatkan jangan lupa cek hemoglobin. Pasalnya, mereka yang menghindari daging merah cenderung kerap memiliki HB rendah. Bagusnya, kolestrol terjaga. Ia juga mengingatkan, mereka yang sakit pun harus tetap memotivasi diri untuk makan teratur dengan asupan gizi yang mencukupi supaya kondisi tubuhnya cepat pulih.

Beberapa hal di atas hanya rangkuman dari banyak ilmu yang diserap anggota Klub WI. Lebih menyenangkan, banyak bingkisan yang dibawa pulang. Tak heran, Sri Yulli Astuti, 61 tahun, pulang dengan senyuman.

”Banyak manfaat yang saya peroleh pagi ini. Tambah ilmu tentang kesehatan dan jadi tahu kekurangan tubuh kita serta apa yang harus diperbaiki. Yang tak kalah seru pastinya sekaligus bisa bersilaturahmi dengan teman-teman,” ujarnya, senang.*


 

WI Klub, komunitas, RS Masmitra

Artikel Terkait

Comments