Nadine Chandrawinata Bergantung pada Obat Anti Haid

Nadine Chandrawinata Bergantung pada Obat Anti Haid

Selama menjalani syuting Labuan Hati di Labuan Bajo, NTT, Nadine Chandrawinata dan teman-teman artis bergantung pada obat anti haid. Apa yang terjadi?

 

Selama tiga minggu Nadine Chandrawinata menjalani syuting Labuan Hati di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Selama itu pula, dia dan sesama artis dan kru tinggal di atas kapal.

Syuting memang banyak dilakukan di dalam laut. Sisanya di pulau Komodo, berdekatan dengan binatang melata terbesar di dunia tersebut.

Selama syuting ada pantangan yang terus dipatuhi artis dan kru, yaitu tidak boleh ada luka yang terbuka. ”Itu berlaku ketika kita masuk ke Pulau Komodo atau Pulau Rinca. Perempuan kalau lagi haid nggak boleh masuk karena komodo sensitif dengan bau darah. Begitupun ketika menyelam, hiu sangat sensitif dengan bau darah,” papar Nadine.

Lantas, bagaimana cara menghindarinya? ”Makanya kalau datang ke sana jangan pas menstruasi atau punya luka harus diikat lukanya. Waktu itu karena semuanya perempuan, jadi jangan sampai pas jadwalnya di Pulau Komodo dan Pulau Rinca ada yang lagi haid. Jadi kita berempat dan beberapa kru perempuan minum obat supaya saat hari ’H’ kita nggak menstruasi,” jawab Nadine.

Sementara untuk menjaga stamina dan kesehatan, Nadine dan para pemain maupun kru punya cara khusus. ”Untungnya kita punya salah satu pemain yang sangat keras dalam menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh, si Kelly. Dia menjadi personal trainer kita semua,” ujarnya sambil tersenyum.

Selain olahraga, pola makan mereka sangat diatur. ”Pagi hanya makan buah, oatmil dan cemilan. Di kulkas makanan juga sudah diberi label nama masing-masing. Jadi lumayanlah nggak usah bayar jasa personal trainer,” ujar Nadine sambil tertawa. 

Nadine juga bersyukur, selama tiga minggu itu, syuting berjalan sesuai rencana. ”Pada saat syuting itu semua, thank god, berjalan dengan lancar. Kita diberikan support dari semesta. Tidak ada hujan selama syuting, tidak ada yang sakit dan tidak ada kejadian apa apa,” katanya.

Perbedaan yang Tipis

Di film Labuan Hati, Nadine memerankan tokoh Indy. Meski telah berpengalaman berakting, memerankan karakter ini dirasakan menyulitkan. Pemicunya, mereka memiliki kemiripan.

Baca juga: Nadine Chandrawinata seperti Dimanja Semesta

Tokoh Indy berkarakter keras dan sesekali suka galau. Pada saat lagi traveling, dia dibuat bingung memilih, antara jadi menikah atau tidak.

Nadine menyebut, perbedaan dirinya dengan Indy sangat tipis. Mereka memiliki kesamaan hobi, yaitu berenang dan menyelam. Juga menyukai tempat yang sama, Labun Bajo.

”Yang paling menantang dalam film ini adalah memisahkan karakter sebagai Nadine pada saat di lokasi yang pernah saya datangi. Apalagi saya sudah ke Labuan Bajo 4-5 kali,” ungkap artis yang pernah membintangi film Realita, Cinta dan Rock ’n Roll.

Maka yang dilakukan Nadine adalah berusaha menghilangkan karakter dirinya sejak mulai menginjakkan kaki di Labuan Bajo. ”Saya sudah menjadi Indy,” katanya.

Hasilnya, Ramon yang menjadi lawan mainnya, memuji akting Nadine. Itu disampaikan ketika mereka menonton primier Labuan Hati.

”Nadine itu lebih nyelengek, lebih seenaknya dan masa bodoh. Ini sih Indy, masih mikirin teman,” ujar Nadine menirukan komentar Ramon usai primier. Karena itulah, dia bersyukur bisa memenuhi tuntutan skenario. 

Nadine pun berharap, film ini akan disukai penonton. Dia juga berharap, Labuan Hati juga bisa mampu bercerita tentang Indonesia yang memiliki keindahan luar biasa.

”Filma ini memanjakan mata, pikiran dan badan untuk lebih rileks karena lihat keindahan bawah laut dan daratannya. Ya saya berharap dengan adanya film drama perempuan dan tentang Indonesia akan banyak merasakan trigger-nya itu buat sesuatu yang berbicara tentang Indonesia dengan gaya yang berbeda,” harap Nadine. *

Teks: Dewi Muchtar   I   Foto:Instagram Nadine