Foto Vs Lukisan

Foto Vs Lukisan

Suasana ruangan akan sangat terbantu menjadi lebih segar atau hidup dengan hiasan dinding. Jika menurut Anda permainan warna saja tidak cukup, coba hias dinding rumah menggunakan foto atau lukisan.

Memajang foto-foto pribadi atau keluarga, tentu akan sangat pas untuk menggambarkan kehangatan dan keharmonisan keluarga. Namun, saat ini juga sudah banyak lukisan yang bisa membuat suasana dinding ruang rumah Anda terlihat segar. Lalu, bagaimana cara menentukan pilihan antara memajang foto atau lukisan?

FOTO

Hasil karya Anda dapat menghiasi dinding. Salah satunya adalah hasil karya fotografi. Karya foto dari hunting ke beberapa pelosok daerah atau saat Anda berlibur ke luar negeri adalah pilihan yang tepat. Namun, memajang foto keluarga atau foto selfi juga bisa dilakukan, namun bukan dengan asal pasang. Usahakan menggunakan peletakan yang simetris. Misal dengan memadukan frame foto yang sama pada 2 sisi horizontal atau bisa juga dengan menatanya secara diagonal.

Biasanya banyak orang yang akan memajang tema-tema foto tertentu, misalnya foto anggota keluarga sebagai nostalgia. Anda dapat mengambil dokumentasi lama dari sebuah album foto. Deretan foto ini dapat menjadi display rekaman jejak perjalanan anggota keluarga.

Selain itu foto karya anggota keluarga pun cukup menarik untuk ditampilkan di dinding. Bidikan dari istri, suami atau anak, atas peristiwa atau pemandangan tertentu. Deretan foto ini akan menjadikan semacam galeri display karya-karya terpilih. Syaratnya, Anda perlu membuat frame yang indah dan menarik dengan ukuran besar-kecil yang seimbang.

Ada yang harus diperhatikan mengenai cara penggantungan foto sebagai hiasan dinding. Penggantungan dapat dilakukan dengan memasang paku baja berbentuk L pada dinding, sehingga memperkuat gantungan bingkai dari kemungkinan tergelincir. Cara penggantungan yang lain adalah dengan menempatkan pada bawah plafon. Logam ini kemudian menjadi tempat tumpuan tali nilon yang menggantung sejumlah frame di bawahnya.

LUKISAN

Jika Anda cukup yakin untuk bisa melukis di dinding ruang secara langsung, lakukan saja. Berikan kesan artistik pada ruang pribadi, seperti kamar tidur atau ruang santai. Namun jika Anda tidak percaya diri, sewalah jasa seorang pelukis untuk bisa menumpahkan kreativitasnya. Mintalah untuk membuat kesan 3D pada dinding.

Tetapi kalau ingin yang praktis, tentunya Anda hanya tinggal membeli lukisan yang sudah jadi untuk dipajang. Ada baiknya lukisan yang Anda beli harus sesuai dengan kepribadian. Selain itu, masih ada hal-hal lain yang perlu dipertimbangkan sebelum membeli lukisan, di antaranya :

Senada dengan Warna Dinding
Sebaiknya tidak memilih lukisan yang tabrak warna, misalnya warna dinding orange terang dengan lukisan merah terang. Dinding akan terlihat terlalu ramai dan meriah. Baiknya pilihlah warna lukisan yang masih senada namun tidak terlalu terang, misalnya dari kuning tua gradasi orange lembut. Atau pilihlah lukisan yang mengandung sedikit unsur warna dinding.
Tapi ingat juga, ‘senada’ bukan berarti sama. Dinding hijau muda dengan lukisan berwarna mayoritas hijau muda akan membuat ruangan terlihat flat dan monoton. Baiknya padankan dengan lukisan berwarna apa saja selain hijau muda. Namun untuk membuat kesan matching dengan dinding, cukup memilih lukisan yang memiliki aksesori atau ornamen-ornamen kecil yang memiliki warna hijau muda.

Ukuran yang Tepat
Dilansir oleh Times of India, aspek paling penting untuk menghias rumah dengan karya seni adalah mempertimbangkan berapa besar 'lahan kosong' di dinding. Lihatlah ukuran dekorasi dinding terlebih dahulu. Pastikan tidak terlalu besar atau terlalu kecil untuk ruangan. Anda juga dapat memilih lukisan kecil dan menyusunnya dalam satu tempat, sehingga tercipta mosaik yang indah. Teknik ini bagus dalam menciptakan aksen di dinding. Ukuran lukisan sangat penting karena bisa merusak suasana ruangan jika ukuran tidak tepat.

Print Art Work
Lukisan atau karya seni yang dicetak, atau print art work biasanya lebih ekonomis dibandingkan dengan lukisan asli. Namun, Anda harus benar-benar memikirkan desain dan materi lukis yang dihadirkan. Jika memang terlalu abstrak dan tidak cocok dengan selera, jangan dipaksakan. Lebih baik mengeluarkan uang lebih untuk sesuatu yang memuaskan.


Teks: Rizkita Lubis
Foto: Istimewa

 

Graha, lukisan, art work, foto, dinding, hias dinding

Artikel Terkait

Comments