Desain Interior Bergaya Klasik Nan Mewah

Desain Interior Bergaya Klasik Nan Mewah

Sudah pertengahan tahun di 2017, apakah Anda berencana akan membeli atau merenovasi rumah? Jika iya, sudah waktunya move-on dari gaya klasik simpel minimalis. Saatnya mencoba beberapa gaya klasik, tanpa meninggalkan kesan modern.

Setiap gaya yang muncul pada era-era klasik sebenarnya memiliki ciri yang hampir sama. Walaupun klasik terkenal dengan desain tua dan kesan ‘dingin’, tetapi tiap gaya memiliki daya tarik dan kemewahannya tersendiri. Berikut beberapa era gaya klasik yang telah terkenal di seluruh dunia.

 

Neo Klasik
Semua berawal dari masa 700 tahun sebelum masehi, di mana gaya arsitektur kuil-kuil besar seperti Parthenon banyak digunakan pada bangunan-bangunan utama di Kota Athena. Bahkan setelah Kerajaan Romawi dikalahkan, gaya bangunan masih banyak menggunakan ornamen kubah, bentuk yang simetris, kolom-kolom tinggi dan lengkungan seperti Colosseum.
Paling mudah mengaplikasikan sentuhan neo klasik pada ukiran di dinding yang dibuat menjadi seperti bingkai pada ruangan. Dengan mempertahankan warna putih bersih, padukan dengan lampu kristal bersarang emas, serta sofa berwarna abu-abu elegan.

-----------

Rococo
Jika gaya neo klasik lebih membuat bingkai ruang menjadi lengkung, kali ini gaya rococo didominasi dengan bentuk-bentuk sportif, fantastis dan pahatan yang diekspresikan dengan ornamen abstrak seperti nyala api, dedaunan atau tekstur asimetris dan lengkungan-lengkungan patah.
Lihat saja satu set kaca dan meja rias berikut. Dalam setiap sudutnya, lekukan artistik serta pinggiran kaca yang diberi sentuhan ukir daun, membuat kesan rococo yang kuat. Untuk warna, emas masih menjadi favorit pada tema ini. Dinding-dinding, langit-langit, mebel dan barang logam serta porselen menampilkan bentuk yang menyatu. Interior untuk gaya rococo biasanya lebih ringan dan pucat dibanding warna primer. Kebanyakan di zaman dulu, bangsawan dengan kasta menengah ke atas memiliki ciri rumah bergaya rococo.

-------------


Gothic
Pada masa Romawi, belum dikenal adanya pembatas antara ruang yang satu dengan ruang lainnya. Yang ada hanyalah perabotan sehari-hari, yang berbentuk besar dan sebagian besar terbuat dari besi. Warna-warna gelap mendominasi desain interior yang terdapat dalam rumah yang berukuran cukup luas. Rumah yang luas dan megah selalu diibaratkan sebagai benteng pertahanan.
Jika Anda tidak berani untuk mengubah tema gothic diseluruh rumah, coba saja pada salah satu ruangan, seperti contoh ruang makan berikut. Mendominasi warna hitam dan keterangan vahaya yang diatur minim, kesan ‘hitam’ pun terlihat di sini. Agar memberikan efek warna yang tidak dominan, pilih kursi berwarna putih dan letakkan beberapa bunga segar berwarna putih di atas meja.

--------------

Renaissance
Masa ini ditandai dengan dekorasi interior yang memamerkan kekayaan dan kehebatan sang pemilik rumah. Perabotan pun dipilih yang bisa merefleksikan betapa kaya dan agungnya pemilik rumah. Ruangan dalam rumah dibuat besar-besar dengan plafon tinggi serta bangunan rumah yang terbuat dari kayu, batu serta besi tempa. Gaya rumah dengan banyak ukiran biasanya paling banyak disukai.

------------

Art Nouveau
Art nouveau adalah sebuah aliran seni rupa modern yang marak pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20. Pada masa ini merupakan masa tumbuh suburnya berbagai seni rupa modern karena pengaruh perkembangan teknologi dan budaya-budaya asing serta industrialisasi dan urbanisasi.
Karya art nouveau biasanya dicirikan dengan bentuk-bentuk olastis dan organis, namun tetap mengandalkan prinsip geometris. Berikut beberapa karakteristik gaya rumah dengan prinsip art nuovo, di antaranya:

  • Bersifat dekoratif.
  • Peniadaan garis-garis lurus dan sudut siku.
  • Penggunaan garis yang berliku dan bergelombang.
  • Adanya eksistensi bentuk-bentuk organik seperti tanaman, daun, sulur dan bunga-bunga. Bunga yang paling banyak difavoritkan adalah lili, iris dan anggrek. Sedangkan untuk tanaman biasanya batang palem, papyrus dan rumput laut menjadi pilihan dekorasi.
  • Penggunaan bentuk, motif dan warna binatang serangga seperti capung dan unggas seperti merak, burung layang-layang dan angsa.

--------------------------

Baroque
Perancis merupakan pionir yang memengaruhi gaya desain interior ini. Ruangan dibangun dengan artistik sehingga menimbulkan kesan nyaman bagi para penghuninya. Walaupun masih terpengaruh oleh sedikit gaya gothic yang masih suka memakai sudut-sudut pada pembagian ruang.
Namun pada gaya baroque, dinding sudah mulai mendapatkan perhatian khusus. Ukiran-ukiran dinding tepengaruh budaya Asia, terutama China, sudah mulai terlihat.

-----------
Teks: Rizkita Lubis
Foto: Istimewa