Perlukah Melakukan Vaginal Rejuvenation?

Perlukah Melakukan Vaginal Rejuvenation?

Peremajaan fungsi vagina (vaginal rejuvenation) kini menjadi salah salah satu harapan baru bagi perempuan yang ingin meningkatkan kualitas hidupnya. Sebagai salah satu kemajuan dunia kedokteran khususnya di bidang ginekologi, metode yang juga dikenal dengan istilah femilift ini dapat menjadi peluang bagi perempuan yang mengalami dampak perubahan anatomi organ intim dalam fase-fase kehidupannya.

Wakil Ketua Perkumpulan Menopause Indonesia Cabang Jakarta Raya (PERMI JAYA), dr. Ni Komang Yeni DS, SpOG, menjelaskan, Vaginal Rejuvenation dengan treatment femilift, dilakukan dengan menggunakan teknologi CO2 fractional laser yang mampu menghangatkan jaringan mukosa vagina, memperbaiki serat kolagen dan menstimulasi terbentuknya jaringan kolagen baru.

Tentu saja sebelum Anda tertarik untuk mencoba terapi femilift, cari tahu dulu beberapa manfaatnya. Apakah metode ini benar-benar Anda butuhkan?

Pengencangan Vagina
Seiring berjalannya waktu, apalagi jika Anda sudah melahirkan beberapa kali, jaringan vagina bisa menjadi kendur, menciptakan rasa longgar, dan berkurangnya kepekaan di daerah vagina. Hal ini dapat menyebabkan penurunan kepuasan selama berhubungan seksual dan dapat menimbulkan permasalahan dalam kualitas hidup. Terapi ini dapat membangun kembali jaringan kolagen baru pada dinding vagina, menambah sensivitas reseptor vagina, meningkatkan kemampuan kontraksi jaringan, meningkatkan kekencangan vagina serta meningkatkan kepuasan seksual.

Stress Urinary Incontinence (SUI)
Stres inkontinensia urine adalah istilah yang menggambarkan kebocoran urin tanpa disadari selama aktivitas yang mampu meningkatkan tekanan di perut seperti batuk, bersin, tertawa atau berolahraga. Kondisi ini disebabkan oleh hilangnya kekuatan di uretra karena struktur pendukung pelvis yang lemah. Femilift merawat seluruh area vagina, meningkatkan ketebalan dinding vagina dan memperkuat struktur pendukung pelvis. Pengobatan ini mengurangi gejala SUI dan secara efektif mengembalikan kontinuitas buang air kecil.

Rehabilitas Pasca Melahirkan
Persalinan menyebabkan banyak perubahan psikologis pada tubuh perempuan. Pasca melahirkan, daerah vagina mungkin terasa renggang serta kering dan dasar panggul bisa melemah. Dengan sistem femilift, seluruh jaringan vagina dapat di rehabilitas secara keseluruhan.

Post-Menopause
Pergeseran hormon yang terjadi dikarenakan menopause dapat menyebabkan lapisan vagina menjadi lebih tipis, kering, kurang elastis dan meradang. Peremajaan lapisan vagina mungkin bisa jadi solusi dan mengembalikan pelumasan alami.

Vagina Kering dan Infeksi Berulang
Femilift membantu perempuan yang menderita kondisi infeksi dan kering pada vagina yang berulang dengan meremajakan lapisan vagina dan mengembalikan lubrikasi. Terapi ini meningkatkan respons sistem kekebalan tubuh dan aliran darah, menghasilkan jaringan sehat yang baru dengan daya tahan kekebalan yang lebih tinggi terhadap infeksi dan memungkinkan vagina untuk secara alami mempertahankan tingkat PH normal.

-----
Teks: Rizkita Lubis
Foto: Istimewa