Ketahui Penyebab Bintik Gelap di Wajah Anda

Ketahui Penyebab Bintik Gelap di Wajah Anda

Padatnya aktifitas kaum urban di kota-kota besar seringkali mempengaruhi kondisi kulit wajah dikarenakan terpapar asap, debu serta polusi. Akibatnya, kulit menjadi kusam, warna kulit tidak merata serta kering tak terhidrasi.

Dr. Eddy Karta, SpKK, menjelaskan penyebab utama bintik gelap yang kerapkali terlihat di kulit wajah, khususnya para wanita.

"Melanosit adalah sel yang  memproduksi pigmen, bertanggung jawab untuk warna kulit dan rambut. Sel ini secara alami dimiliki oleh setiap orang. Pigmen sendiri sebenarnya dibutuhkan oleh tubuh, karena dapat menangkal sinar matahari, dan bisa mati kalau tidak dilindungi. Jika sering terpapar sinar matahari, pigmen ini bekerja secara berlebihan dan dapat mengakibatkan jaringannya mati. Nah pigmen yang mati ini kemudian membekas dan menimbulkan titik-titik gelap, yang kemudian kita kenal dengan nama flek. Flek ini lebih terlihat pada orang yang berusia lanjut," jelasnya.

Ada dua alasan terjadinya hyperpigmentasi, yang pertama karena sinar matahari, dan yang kedua karena hormon.

Sinar matahari memancarkan sinar UV A dan UV B, yang diketahui ketika kulit terpapar kedua sinar ini dalam jangka waktu lama tanpa perlindungan, dapat menyebabkan kerusakan bahkan kanker kulit. Bahaya sinar langsung UV B dapat ditangkal menggunakan formula SPF yang seringkali terdapat pada produk tabir surya. Namun SPF ini tidak dapat menangkal UV A, yang menyebabkan kulit jadi kusam dan gelap. UV A sendiri dapat ditangkal dengan formula PA (Protection Ageing).

“Pada tahun 1979 dibandingkan dengan 2008, lapisan ozon sudah semakin menipis. Ini juga menjadi salah satu alasan pentingnya memakai tabir surya secara reguler,” infonya.

Polusi juga menjadi penyebab penuaan dini pada kulit. Biasanya di daerah dahi dan pipi.

"Pasien saya pernah bilang, kalau kena matahari di Jakarta jadi gatal dan merah. Kalau di Bali dan luar negeri tidak. Masalahnya ternyata polusi, kalau terpapar lebih dari 20 menit dapat menyusup masuk ke jaringan kulit dan mengakibatkan radang atau iritasi kulit. Faktanya, partikel polusi yang dihasilkan oleh kendaraan bermotor lebih kecil dibanding yang dihasilkan pabrik. Jalan keluarnya adalah dengan memakai produk dan mengonsumsi makanan seperti sayur-sayuran yang mengandung anti-oksidan," ujarnya lagi.

Sedangkan untuk penggelapan area tubuh yang disebabkan hormon, disebabkan melanosit aktif pada momen tertentu khususnya saat hormon sedang meningkat, misalnya pada saat pubertas dan kehamilan atau saat sedang stress.

Hadir sebagai solusi untuk permasalahan kulit tersebut, Oriflame Indonesia meluncurkan rangkaian perawatan kulit ‘Optimals Even Out’. Rangkaian produk yang dapat dipakai oleh semua usia ini, diformulasikan dengan paduan bahan alami dari Swedia yang kaya vitamin, minyak esensial dan tidak mengandung paraben. Terdiri dari 6 produk utama yaitu; cleansing foam, toner, eye cream, serum, day cream, dan juga night cream, semuanya dikemas dalam kemasan modern dan minimalis dengan tekstur yang ringan serta keharuman yang lembut.

Produk ini mengandung bahan alami yang menjadi unggulan, seperti; meadowsweet  yang mengandung vitamin C untuk menjaga kulit dari bintik gelap, gooseberry  yang mengandung fruit acid  untuk merawat vitalitas dan kecerahan kulit, serta cranberry seed oil  yang mengandung vitamin E sebagai antioksidan serta membantu menutrisi dan melindungi kulit.

Selain bahan alami, rangkaian ini juga diproduksi dengan teknologi LumiLight Complex, yaitu formula yang berasal dari tanaman multimanfaat yaitu kombinasi pea seed extract dan sucrose dilaurate. Kombinasi keduanya diyakini mampu menyamarkan bintik dan meratakan warna kulit. Formula Pollution-Out Active  yang ada di krim paginya juga bertindak sebagai perisai diatas lapisan kulit untuk menangkal polusi, dan kulit terhidrasi dengan baik.*