Huda Kattan -- Beauty Is Not PAIN!

Huda Kattan -- Beauty Is Not PAIN!

Anda pasti kenal dengan Kim Kardashian. Aktris sekaligus sosialita internasional yang telah banyak memberikan pengaruhnya kepada dunia, khususnya di bidang bisnis kecantikan. Seorang blogger asal Dubai, Huda Kattan digadang-gadang sebagai jelmaan kembar dari Kim.

Berawal dari hobinya membagi cerita lewat blog pribadi, Huda kini dikenal dunia sebagai seorang beauty influencer. Dulu ia selalu konsisten membagikan tips dan trik soal kecantikan. Mulai dari gaya rias sederhana, sampai beragam trik merias mata dan bibir. Di tahun 2010, munculah Instagram. Inilah yang kemudian membuat Huda akhirnya memiliki media yang tepat untuk berekspresi.

“Aku jatuh cinta pada dunia tata rias wajah. Itulah mengapa aku selalu mengikuti tren terbaru dari make-up, dan mencobanya. Bukan untuk dibilang trendi, tetapi lebih ke arah penasaran, apakah gaya make-up ini bisa cocok dipakai sehari-hari. Aku pun selalu memberika tips dan trik untuk mengakali make-up dengan nuansa ‘berat’,” ujarnya.

Kerja kerasnya pun membuahkan hasil. Ia kini menjelma menjadi beautypreneur dengan meluncurkan kosmetik dengan namanya sendiri, Huda Beauty. Lini kosmetiknya tersebut memproduksi berbagai make-up item mulai dari fake lashes hingga liquid matte lipstick yang sedang happening sekiranya dua tahun belakangan.

“Aku tidak menyangka kalau ulasanku tentang sebuah make-up bisa direspon oleh ratusan ribu orang. Dengan begitu banyaknya followers di Instagram, aku kini bisa lebih tahu apa kebutuhan mereka. Aku sering membantu para beauty blogger baru dengan reposting karya-karya mereka. Semua jenis make-up akan ku coba, karena prinsipku adalah beauty is not pain. Berdandan lah untuk membuat dirimu senang, jangan untuk menyakiti dirimu,” katanya.

Menyesal Pernah Lakukan Lip Filler

Walaupun demikian, ternyata Huda mengaku pernah melakukan kesalahan terbesar dalam hidupnya, yaitu melakukan lip filler. Ia mengaku, penasaran sekali dengan tren bibir tebal seperti milik Kim Kardashian dan Angelina Jolie.

“Tren ini semakin jauh berkembang. Perempuan hanya tidak pernah merasa puas jika bibir mereka sudah cukup besar, meskipun pada kenyataannya sudah sangat besar. Hal pertama yang selalu aku dengar dari perempuan ketika mereka duduk bersamaku adalah, ‘Aku perlu melakukan injeksi bibir’, ungkap Huda.

Huda memahami betul perasaan mereka karena dulu ia juga pernah mengalaminya. Faktanya ia menginjeksi bibirnya sebelum terjun ke dunia make-up.

“Aku merasa dulu bibirku sangat kecil dan menginginkan bentuk bibir seperti Angelina Jolie. Akhirnya aku pergi ke salah satu tempat injeksi bibir. Laki-laki yang menangani injeksiku kala itu benar-benar menghancurkan bibirku. Bukannya tambah tebal, bibirku malah tidak simetris. Akhirnya aku pergi ke rumah sakit dan ditangani langsung oleh dokter ahli. Secara bertahap, bibirku akhirnya bisa normal kembali. Aku kapok dan menyesal. Saat ini aku hanya akan menggunakan lip liner saja jika ingin mempertebal tampilan bibirku,” ceritanya.

Di balik pengalaman buruknya dengan lip filler, Huda tidak pernah memandang buruk soal operasi plastik secara umum. Ia percaya jika prosedur kosmetik digunakan secara berlebihan justru akan merusak seseorang. Ia menjuluki fenomena ini sebagai selfie epidemic.

“Aku mempunyai keyakinan kuat, bahwa terlalu banyak melakukan selfie dan melihat dirimu terlalu sering di kaca, bisa sangat merusak orang-orang. Kecantikan bisa sangat enlightening, uplifting, dan empowering. Sayangnya kebanyakan perempuan memahaminya dengan cara yang salah. Mereka menjadi terlalu kompetitif atau justru merasa kecewa dengan dirinya sendiri. Harusnya setiap perempuan merasa bangga dengan apa pun bentuk wajah dan tubuh yang dimiliki,” ujar Huda bijaksana.


Trik Memiliki Riasan Mata Seperti Huda

Di blog-nya, Huda menyatakan bahwa yang terpenting dari make-up ada dua hal, yaitu eyeliner dan concealer.

“Cukup dengan menitikkan concealer di sudut-sudut mata bagian dalam dan luar lalu dibaurkan. Ini otomatis membuat mata nampak lebih panjang dan besar. Mata pun terlihat lebih cerah karena bayangan gelap di sudut-sudut mata tersamar oleh concealer,” kata Huda.

Trik selanjutnya tentu adalah menggunakan eyeliner. Huda selalu menggunakan eyeliner warna gelap untuk garis kelopak mata bagian atas dan eyeliner warna terang seperti warna putih di bagian dalam kelopak mata bagian bawah.Ia juga menyarankan untuk bereksperimen dengan eyeliner warna terang selain warna putih.
 
“Eyeliner warna kulit bisa jadi alternatif dari eyeliner warna putih sedangkan untuk pesta malam hari, tak ada salahnya mencoba eyeliner warna perak, bahkan warna emas. Lalu jangan lupa pakai bulu mata palsu. Dan selalu ulas maskara agar bulu mata asli dan palsu nampak membaur,” sarannya.

----
Teks: Rizkita Lubis
Foto: Istimewa