Philipe Karunia : Saya Hanya Berbekal Minat dan Mau Belajar

Bicara tentang kecantikan para selebriti tentu tidak terlepas dari para ‘tangan ajaib’ dibelakangnya. Merekalah sang make up artist, yang bertanggung jawab penuh atas riasan para publik figur. Salah satu penata rias yang telah banyak menorehkan prestasinya adalah Philipe Karunia. Pria kelahiran Jakarta, 18 November ini, bercerita secara eksklusif pada WI tentang kisah suksesnya dengan penuh semangat.

Berasal dari keluarga militer, bagaimana ceritanya Philipe menjadi  seorang make up artist?

Ayah saya adalah seorang perwira angkatan laut. Didikan militer dalam keluarga tidak menjadikan saya kehilangan fleksibilitas dan rasa seni. Malah, dengan mengantongi sarjana ekonomi saya mampu menjadi seorang seniman yang konsisten dan berkarakter. Saya yakin, saya mampu memberikan kontribusi terhadap dunia seni, khusus nya make up artist.

Sepak terjang di dunia kecantikan?
Semuanya dimulai ketika saya berprofesi sebagai beauty consultant di sebuah perusahaan kosmetik ternama, Shu Uemura. Selama karir saya tersebut, seringkali saya bekerjasama dengan beberapa majalah ternama di Indonesia. Disini saya mendapatkan informasi produk dan mempelajari tren kecantikan, serta berkesempatan mengasah kemampuan dalam mengaplikasikan produk kosmetik yang sesuai dengan karakter dan tema yang akan diangkat.
Hingga suatu ketika mempunyai kesempatan untuk menjadi bagian dari sebuah label kecantikan lokal untuk melakukan pengembangan produk kosmetik. Saya ditantang untuk mampu menciptakan sebuah produk kosmetik dengan keunggulan dari berbagai sisi : warna, tekstur hingga aroma yang digemari dan sesuai dengan karakter para wanita Indonesia.

Jadi, secara keseluruhan Philipe memulai semuanya secara otodidak?
Ya, benar. Kemampuan saya ini tidak didapat dari belajar secara khusus namun dengan belajar sendiri dan mempraktekkannya langsung, hahaha. Berbekal bakat, minat dan belajar otodidak lewat youtube serta internet, juga mencoba berbagai jenis produk kosmetik. Dengan banyak belajar, kemudian saya dapat menemukan karakter make up sendiri.

Karakter make up ala Philipe?
Beauty flawless atau make up no make up. Meski terlihat sederhana, pada kenyataannya teknik ini tidak mudah. Saya terus belajar dan mencoba banyak produk baik dari dalam maupun luar negeri, kemudian saya pun mampu mengenali karakter klien,hanya dengan melihat tekstur dan warna kulitnya. Namun bukan berarti saya tidak bisa melakukan make up yang full color. Hanya saja menurut saya, riasan wajah seperti ini justru sudah terlewati di masa pembelajaran sebelumnya.

Apa tips penting dari riasan flawless atau no make up make up ini?

Intinya adalah penggunaan foundation yang tidak berlebihan agar riasan tetap terlihat natural.  HIndari pemakaian contouring yang terlalu tebal dan pada step terakhir, kuaskan shimmering powder pada bagian tulang pipi sehingga memberi kesan glowing.

Make Up Artist favorit?
Salah satu make up artist idola saya adalah Wayne Goss. Ia menginspirasi saya untuk terus menggali kemampuan lewat teknik make up flawless. Wayne berkata bahwa tampil cantik tidak harus ber-make up berlebihan, tapi cukup dengan menonjolkan kelebihan dan keunikan dari seorang wanita.

Pengalaman yang tidak terlupakan selama menjadi seorang make up artist?
Sebuah prestasi yang membanggakan ketika saya menjadi satu-satunya peserta dari Indonesia untuk dikirimkan ke ajang Internasional Makeup artist professional Shu Uemura International di Japan tahun 2005. Saya pun dinobatkan menjadi peserta dari Asia yang mendapatkan peringkat no. 33 se-dunia dari Mr. Shu Uemura.

Telah banyak selebriti yang sudah Philipe tangani baik dari dalam dan luar negeri. Siapa sajakah?
Selebriti lokal seperti; Maudy Ayunda, Dian Sastro Wardoyo, Chelsea Islan, Tatjana Saphira, Dewi Sandra, Dian Pelangi, Sandra Dewi, Prilly Latuconsina, Pevita Pearce dan masih banyak lagi. Beberapa selebriti internasional yang pernah saya tangani juga ada, antara lain; Mai Supapada Phureepong (Miss Thailand 2014), dan model-model asing.

Sosok yang memegang peranan penting dibalik kesuksesan Philipe?
Yang pasti dukungan keluarga adalah nomor 1, tanpa dukungan dan doa dari keluarga dan teman-teman. Mustahil rasanya jika saya mampu mencapai prestasi seperti saat ini sendirian. Juga para photographer dan stylist turut membantu proses keberhasilan hingga saat ini. Tidak kalah pentingnya adalah peran manager bagi saya; yang membantu dalam pengaturan jadwal, negosiasi serta dalam proses pembangunan brand image saya.

Impian Philipe?
Dalam sebuah perjalanan karir sebagai make up artist, saya ingin berbagi tips dan pengalaman yang dituangkan ke dalam sebuah buku yang akan berguna bagi wanita Indonesia.

Tren make up Indonesia musim ini?
Tren make up musim ini masih berkisar tentang contouring wajah, matte lipstick, alis tebal dan nuansa  dark color lipstick, seperti warna coklat.

Pertengahan tahun identik dengan pernikahan. Bagaimana tren make up wedding tahun ini menurut Philipe?
Pernikahan adalah satu moment penting bagi seorang pengantin wanita, dimana ia harus tampak cantik di hari pernikahannya, namun tetap terlihat cantik natural alias tidak berlebihan. Boleh kita contek tren make up wedding internasional.

 

Foto by: Karina Yasmine

Tags: