Hati Angelina Jolie yang Tertambat Pada Kaum Papa

Hati Angelina Jolie yang Tertambat Pada Kaum Papa

Kisah cintanya dengan Brad Pitt memang menuai banyak kontroversi. Bahkan dalam masa perceraian banyak orang mengatakan Angelina Jolie mendapat karmanya. Di luar itu, tak ada yang bisa menampik rasa kemanusiaan Jolie yang sangat besar.

 

Apalagi sejak peraih Oscar itu ditunjuk menjadi Goodwill Ambassador oleh UNHCR pada 2001 di markas UNHCR di Jenewa. Tugasnya antara lain mendampingi para pengungsi dan menumbuhkan semangat mereka dalam membangun ketekunan dan keberanian dalam mengatasi segala rintangan untuk membangun kembali kehidupan mereka.

Aksinya ini mengantar Jolie pada berbagai penghargaan. Yang pertama adalah Citizen World Award yang untuk pertama kalinya dibuat United Nations Correspondent Association pada 2003.

Penghargaan ini sekaligus untuk menghormati diplomat Brazil Sergio Vieira de Mello, Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia yang tewas dalam pemboman 2003 dari markas PBB di Irak.

Berikutnya Jolie dianugerahi Penghargaan Global Humanitarian oleh Asosiasi PBB dari Amerika Serikat pada 2005 atas kerjasamanya dengan UNHCR dan pengungsi. Pada tahun yang sama, Raja Kamboja Norodom Sihamoni memberi Jolie kewarganegaraan Kamboja untuk kegiatan konservasinya di negara tersebut.

Seiring waktu Jolie kian banyak terlibat dalam kampanye kemanusiaan. Ia tidak hanya rajin mengunjungi pengungsi di barak-barak pengungsian seperti di Pakistan di mana ia menyumbang USD 1 juta, Sudan yang dilanda perang Darfur, Sierra Leone, Kamboja dan Tanzania. Namun ia juga membawa isu ini pada tingkatan politik.

Salah satunya dia terlihat selalu hadir dalam peringatan Hari Pengungsi Dunia di Washington DC. Acara ini didedikasikan untuk meningkatkan kesadaran tentang situasi pengungsi di seluruh dunia.

Baca juga: Pengakuan Terbaru Angelina Jolie: Perceraian Ini Sangat Berat 

Pada tahun 2005 dan 2006 Jolie juga diundang menjadi pembicara pada Forum Ekonomi Dunia, sebuah pertemuan tahunan di Davos, Swiss yang menyatukan para pemimpin bisnis terbaik, pemimpin politik internasional, intelektual dan wartawan terpilih. Agendanya, mendiskusikan masalah yang paling mendesak yang dihadapi dunia termasuk kesehatan dan lingkungan.

Jolie juga tercatat melobi kepentingan kemanusiaan di ibukota AS, di mana ia bertemu anggota Kongres setidaknya 20 kali dari tahun 2003. Namanya juga terdaftar sebagai wakil Kemitraan Pendidikan untuk Konflik Anak, sebuah program untuk membantu dana pendidikan bagi anak-anak yang terkena dampak konflik.

Dalam berbagai kesempatan Jolie yang pernah terdaftar sebagai dewan penasihat untuk Haiti Yele Foundation berusaha menularkan semangat sosialnya itu. Sebutlah saat ia membuat kesepakatan dengan Majalah People untuk memasang foto-foto Jolie saat hamil dengan nilai USD 500 ribu, guna disumbangkan untuk amal.

Selanjutnya Jolie menerbitkan Notes from My Travels, koleksi jurnal misi lapangannya sepanjang 2001-2002. Seluruh hasil penjualan disumbangkan kepada UNHCR. Berikutnya catatan pajak mengungkap, Jolie dan Pitt menyumbangkan lebih dari USD 8 juta untuk amal sepanjang 2006 saja.

Berkolaborasi dengan kakaknya, James Haven, pada Januari 2008 Jolie memperingati tahun pertama meninggalnya ibu mereka akibat kanker ovarium dengan membuat sumbangan ke Pusat Medis Cedars-Sinai di Los Angeles.

Keputusan Angelina Jolie mengadopsi anak dari beberapa negara juga tak lepas dari aksi sosialnya.*          

Teks: Kristina Rahayu Lestari   I   Foto: Instagram