Usai Pengabdi Setan, Tara Basro Pilih Melakukan Ini

Usai Pengabdi Setan, Tara Basro Pilih Melakukan Ini

Tahun 2014 nama Tara Basro tercatat dalam 4 judul fim. Selanjutnya pada 2015 dia memerankan 2 film dan di 2016 3 peran. Setelah sukses Pengabdi Setan tahun ini, Tara memutuskan untuk mundur sejenak.   

 

Waktu istirahat dari film akan dimanfaatkan Tara Basro untuk menjajal kemampuan aktingnya di panggung teater. Dia diajak bergabung dalam pertunjukkan teater yang digagas oleh Titimangsa Foundation.

Rencananya akan digelar di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, pada 11 dan 12 November 2017.

Kabarnya Tara akan beradu peran dengan Reza Rahadian, Marsha Timothy, Chelsea Islan dan Sita mantan grup vocal RSD (Rida Sita Dewi).

“Judulnya perempuan-perempuan Chairil. Diambil dari buku tentang penulis puisi legendaris Chairil Anwar karya Hasan Aspahari. Ini pertama kalinya aku terjun ke teater,” ujar Tara seraya mengembangkan senyum antusiasnya.

Tentang perannya di pertunjukan yang diproduseri Happy Salma ini, Tara menyebut sebuah karakter bernama Mirat. Mirat adalah wanita terdekat dengan kehidupan Chairil Anwar, diperankan oleh Reza Rahadian.

Sementara Chelsea Islan menjadi Sri Ajati, wanita lain dalam kehidupan Chairil Anwar. Nah, Marsha Timothy memerankan Ida dan Sita Nursanti sebagai Hapsah, perempuan-perempuan Chairil Anwar yang lain lagi.

“Aku sudah  beberapa kali berlatih bersama para pemain lain, termasuk dengan  Mbak  Happy Salma, yang bertindak sebagai produser pertunjukan teater ini,” ucap wanita kelahiran 11 Juni 1990 ini.

Bicara tentang film terakhir yang dibintanginya, Pengabdi Setan Tara tak kalah bersemangat. Salah satunya karena film karya Joko Anwar itu telah ditonton lebih dari 2 juta orang sejak tayang perdana pada 28 September 2017. Tara menyebut, perjuangannya menaklukkan rasa takut terbayar sudah.

“Yang pasti 2 juta itu banyak sekali ya. Sudah gitu dari kemarin banyak banget yang berpartisipasi di twitter, instagram, path. Bahkan sampai ada yang bikin cover lagunya. Lucu aja sih lihat orang-orang yang tadinya bilang serem, takut, tapi tetap cinta juga sama filmnya,” ungkapnya, senang.

Tara menambahkan, dirinya sangat bersyukur. “Nggak nyangka, karena sebagai pemain kami cuma syuting  dan berusaha semaksimal mungkin,  berusaha yang terbaik,” papar wanita 27 tahun ini.

Ketakutan Usai Nonton

Kini peraih Piala Citra 2015 ini bersiap menjalani produksi lanjutan Pengabdi Setan. Alasannya, kadung tercebur.

“Mau nggak mau harus mau lah. Karena kalau tidak, nanti yang jadi Rini (tokoh yang diperankan Tara) siapa? Aku dan tiga adikku Toni, Bondy dan Iyan chemistry-nya sudah dapat. Jadi kalau memang ada sekuelnya, dengan senang hati pasti aku terima tawaran tersebut,” ungkap Tara.

Meski mau bermain dalam sekuel film ini, menurut Tara bukan berarti selanjutnya dia akan kembali menerima film bergenre horor. Sembari tertawa, Tara mengatakan akan berpikir berkali-kali.

“Karena menurut saya horor itu lumayan tricky untuk dieksekusi. Kalau misalkan salah, bisa - bisa malah tidak menyeramkan lho! Jadi kalaupun nanti ada tawaran horor lagi, pasti akan lihat dulu siapa yang bikin filmnya, siapa yang nulis skenarionya,” imbuh Tara.

Faktor lainnya, ia tergolong penakut. Tara merasa sangat beruntung dan bersyukur jika selama di lokasi syuting Pengabdi Setan lalu dirinya tidak pernah mengalami hal yang berbau mistis. Itulah kenapa saat usai syuting pun, dia tetap bisa tidur nyenyak.

“Justru setelah menonton aku merasa ketakutan. Saking takutnya aku sampai mau kabur saat menyaksikan premier filmnya. Aku benar-benar nggak menduga, begitu menonton filmnya langsung nuansa seram baru terasa banget. Mungkin karena sudah ditambahkan elemen-elemen pendukung, seperti musik, editing, sound dan segala macamnya, jadi mulai terbangun suasana seramnya,” lanjut Tara.

Karenanya Tara tak mau kembali ke lokasi syuting. Meski tempat itu kini jadi salah satu wisata favorit.

“Mikir seribu kali untuk kembali. Semua ruangannya nggak enak. Walaupun aku nggak ngalamin sendiri, misalnya dikasih lihat atau diganggu, tapi ketika masuk rumah rasanya nggak enak,  itu terasa banget,” papar Tara.

Untung sekuelnya tidak dilokasi yang sama. “Bisa dilihat aja dari gambarnya kan kondisi rumahnya seperti apa. Apalagi sebelum direnovasi. Rumahnya banyak kelelawar, burung - burung. Jadi sudah nggak bisa ditinggalin lagi sebenarnya. Ketika mau syuting direnovasi ulang. Jadi kalau diajak pergi kesana lagi hanya untuk fun, nggak mau deh,” urai Tara seraya tertawa.

Teks: Dewi Muchtar   I   Foto: Instagram Tara

Pengabdi Setan, Film, Wanita Indonesia, Horor

Artikel Terkait

Comments