Ini Kata Barli Asmara Tentang Cara Mencuci Batik yang Benar!

Ini Kata Barli Asmara Tentang Cara Mencuci Batik yang Benar!

Busana batik kian menjadi pusat perhatian. Jika dahulu terkesan kuno, pakaian berbahan kain tradisional kini banyak dikemas dengan gaya yang modern. Bahkan seringkali jadi trendsetter loh!

Namun, kain batik memerlukan penanganan yang khusus karena menggunakan bahan dan pewarna alam. Selain mencuci, cara memakai dan merawatnya juga harus diperhatikan.

Desainer tanah air, Barli Asmara, membagikan sedikit tips untuk merawat kain batik Anda. “Kalau ada batik dengan bahan viscose dan sutra, sebisa mungkin hindari memakai pafrum karena bahan kimianya dapa merusak kualitas batik tersebut. Hindari pula pemakaian perhiasan yang dapat merusak warna kain,” ujarnya.

Berikut adalah beberapa cara yang dapat Anda terapkan untuk mencuci kain batik dengan tepat.

  • Cuci kain batik terpisah dengan pakaian lain
    Kain batik sangat rentan kelunturan. Guna menghindari hal tersebut, pisahkan busana batik Anda dengan pakaian lainnya. Adalah lebih baik untuk mengelompokkan busana batik sewarna dalam satu wadah agar jika ada kelunturan warnanya tetap sama dan tidak terkena lunturan dari batik warna lain.
  • Rendam dengan air hangat
    Air hangat dapat membuka pori-pori pada serat kain sehingga kotoran akan lebih mudah terangkat pada tahap pengucekan. Jika nodanya tidak terlalu melekat, dengan proses perendaman kotoran tersebut dapat lepas dengan sendirinya. Karena hal inilah, merendam dengan air hangat sangat penting karena juga dapat mengurangi resiko busana batikmu mengerut atau menyusut.
  • Gunakan detergen khusus
    Detergen kerap menghasilkan busa yang berlebihan dan tidak bagus untuk tekstur maupun warna busana batik Anda. Detergen bisa dengan mudah mengikis warna kain batik sehingga motifnya menjadi kurang apik. Lebih baik gunakan sabun khusus kain batik yang kini telah banyak dijual di pasaran.             `
  • Jangan diperas
    Memeras batik hanya membuat kain dan busana batik Anda jadi mengerut dan lecek. Jika sudah demikian, batik menjadi susah kembali ke bentuk semula, khususnya apabila kain tersebut berjenis batik tulis.  Hindari memerasnya agar kualtas kain lebih terjaga.
  • Jemur di tempat teduh
    Pastikan ketika menjemur batik, Anda tidak menaruhnya di tempat yang terpapar sinar matahari langsung. Cara tempat teduh dan terhindar dari sinar matahari. Biarkan busana batik Anda mengering secara alami dengan cara diangin-anginkan saja.

Utamanya, mencuci batik memang dianjurkan dengan penggunaan tangan secara manual. Untuk Anda yang memiliki aktifitas padat sehingga tidak sempat mencuci sesuai prosedur diatas (dimana mungkin akan sedikit menyusahkan), kini hadir solusi untuk menjawab tantangan tersebut.

Electrolux meluncurkan UltraEco Front Load Washer, mesin cuci bukaan depan tanpa pemanas yang ramah lingkungan dilengkapi program eksklusif khusus untuk merawat hijab dan batik. Dengan sistem UltraEco tersebut, mesin cuci ini dapat menyelesaikan siklus pencucian hemat energi hingga 70% dengan pemakaian daya listrik maksimal 350 watt per siklus.*