Yuk, Coba Body Waxing di Rumah!

Risih dengan pertumbuhan rambut yang tidak pada tempatnya? Selain bercukur, Anda juga dapat menggunakan teknik waxing untuk menghilangkan rambut tersebut hingga pada akarnya. Ternyata, waxing  di rumah lebih baik untuk kesehatan Anda dan mengurangi kemungkinan infeksi daripada di salon.

Dengan melakukannya di rumah Anda dapat mengontrol sterilisasinya, baik dari kebersihan tangan dan ruangan hingga penggunaan alat. Ladan Shahabi M.D., seorang dermatolog dan asisten profesor di departemen dermatologi Ronald O. Perelman kota New York, menyarankan untuk mencuci tangan terlebih dahulu sebelum memulai waxing, karena waxing dapat menyebabkan robekan kecil di kulit yang memungkinkan Anda terkena infeksi. Jangan lupa untuk membersihkan seluruh peralatan dengan alkohol untuk mencegah pertumbuhan bakteri. Setelah itu, buang seluruh peralatan yang ditujukan untuk sekali pakai.

Kebanyakan produk wax  yang dijual secara umum adalah kombinasi dari lilin lebah dan parafin dan biasanya dikemas dengan menggunakan wadah yang dapat dipanaskan di microwave atau di atas kompor.

Selain itu, terdapat pula pre-coated wax strips yang dapat Anda gunakan di area kecil seperti alis, bibir, atau garis bikini karena mudah dibersihkan. Lalu ada sugar wax, yang terbuat dari bahan-bahan alami seperti gula dan air, mudah dibersihkan karena larut dalam air dan tidak selengket produk wax pada umumnya. Wax jenis ini sangat direkomendasikan untuk Anda yang memiliki jenis kulit sensitif.

Setelah memilih produk yang tepat, Anda juga harus mempertimbangkan beberapa hal yang harus diperhatikan untuk mengurangi resiko infeksi dan iritaasi. Berikut adalah beberapa tips untuk waxing yang aman dan efektif.

Lakukan percobaan terlebih dahulu
Sebelum mengaplikasikannya pada area yang luas, ada baiknya Anda mengetes kulit Anda terlebih dahulu untuk mengetahui ada tidaknya alergi terhadap produk yang digunakan. Oleskan pada area kecil yang dapat tertutup pakaian terlebih dahulu, misal bagian betis. Jika lapisan kulit Anda ada yang mengelupas atau robek ketika wax ditarik, Anda berpotensi infeksi atau luka. Hentikan segera.

Scrubbing sebelum waxing
Scrubbing berguna untuk menghilangkan sel-sel kulit mati serta mengeluarkan bulu yang tersumbat di dalam pori-pori. Hal ini efektif dilakukan agar pada saat setelah proses waxing, Anda tidak mengalami ingrown hair atau bulu yang tertinggal akibat tersumbat di dalam pori-pori. Gunakan jenis scrub yang lembut untuk menghindari bekas kemerahan atau iritasi. Setelah melakukan scrubbing, keringkan terlebih dahulu hingga beberapa jam kemudian untuk menerapkan waxing karena kondisi kulit sudah lebih stabil.

Pangkas rambut yang terlalu panjang
Jika bulu tersebut terlalu panjang, sebaiknya dipangkas terlebih dahulu agar pada saat proses waxing tidak terlalu sakit dan sulit. Kondisi bulu yang terlalu panjang akan membuat prosesnya menjadi lebih lama, karena cairan wax yang dioleskan tertahan dipermukaan bulu sehingga tidak mencapai bagian kulit. Hindari pula pemakaian waxing bila bulu Anda terlalu pendek, lebih baik lakukan pencukuran atau laser.

Taburkan bedak bayi terlebih dahulu
Manfaat dari menaburkan bedak bayi adalah agar minyak terserap dan membuat kulit lebih kering, sehingga wax strip yang digunakan bisa menempel dengan baik.

Gunakan wax strip yang bersih dan kering
Tidak harus selalu memakai wax strip yang baru, Anda boleh menggunakan strip yang sebelumnya dikenakan. Dengan catatan, Anda harus mencucinya terlebih dahulu dan mengeringkannya dengan benar. Jika masih basah, cairan wax tidak bisa menempel dengan baik dan kemungkinan besar bateri dan jamur dari suhu strip wax yang lembap dapat menyebabkan penyakit kulit yang tidak diinginkan.

Tarik strip ke arah yang berlawanan
Oleskan cairan wax  sesuai ke arah pertumbuhan bulu kemudian lapisi dengan strip wax dan tunggu hingga mengeras. Setelah itu, tarik strip  ke arah yang berlawanan dengan tumbuhnya rambut tersebut agar terangkat hingga ke akarnya.

Jangan bersihkan sisa wax dengan air panas
Bersihkan dengan air bersuhu normal. Jika menggunakan air panas, kondisi kulit dapat menjadi lebih sensitif. Setelah kering pijatlah area tersebut dengan baby oil atau lotion yang sudah didinginkan untuk menenangkan kulit.

Hindari penggunaan produk dengan kandungan alkohol
Penggunaan alkohol bisa membuat kulit menjadi lebih sensitif dan kemungkinan besar menyebabkan iritasi serta menggelapkan kulit pasca waxing. Sebaiknya hindari penggunaan deodoran atau produk yang mengandung alkohol seharian penuh untuk menjaga kulit tetap dalam kondisi yang baik. Jangan lupa hindari paparan sinar matahari agar tidak menimbulkan kemerahan pada kulit.

Tags: