Sukmawati Bachtiar, Ciptakan Lapangan Kerja Untuk Kaum Wanita

Sukmawati Bachtiar, Ciptakan Lapangan Kerja Untuk Kaum Wanita

Tampil cantik lewat perawatan tubuh dari kepala hingga ujung kaki menjadi dambaan para wanita. Terlebih lagi jika  kehadiran sebuah salon   hanya dikhususkan  untuk kaum wanita,  itu akan menjadi nilai plus lagi.

 

Sejak berdiri tahun 2015 silam, Makaffah Salon dan Bridal  berkomitmen menjadi salon muslimah yang hanya   khusus melayani kebutuhan  wanita saja.

Dengan  konsep one stop beauty center , para pelanggan wanita tak perlu khawatir aktivitas mereka dalam memanjakan diri ini terlihat oleh kaum pria.

“Sebenarnya ini lebih ke pengalaman pribadi, saya sempat kesulitan mendapatkan salon khusus wanita. Kalau mau melakukan perawatan rutin seperti potong rambut, creambath atau spa, terus salonnya bercampur dengan pria, rasanya kok nggak nyaman ya. Dari situ saya putuskan untuk mendirikan salon  muslimah atau wanita,” ungkap Sukmawati Bachtiar, pemilik Makaffah Salon & Bridal yang terletak di kawasan Tanjung Barat, Jakarta Selatan.

Sebagai langkah awal berbisnis,  lulusan administrasi niaga , FISIP Universitas Indonesia, ini menjajal pasar di   kota asal orang tuanya, Cimahi, Bandung.

Sebenarnya waktu itu Sukma, demikian sapaannya, sangat berkeinginan langsung buka salon di Jakarta.

“Awalnya ingin di Jakarta, tapi terganjal biaya sewa yang cukup mahal. Saya akhirnya mencari alternatif lain. Kebetulan kampung halaman orangtua saya di Cimahi, jadi saya coba survey lokasi di sana dan akhirnya berhasil menemukan lokasi yang strategis. Saya pun memutuskan untuk membuka salon pertama di sana,” papar wanita berhijab ini.

Ternyata pilihan Sukma tidak salah, karena respon konsumen  sangat baik. Hal tersebut ditandai sejak pertama kali buka,  salon miliknya langsung kebanjiran konsumen. Setidaknya dalam sehari customer yang  melakukan perawatan  berjumlah15-20 orang  dan 25 saat weekend.

Saat ini konsumen Makaffah tidak hanya dari kalangan wanita berhijab, namun juga wanita yang tidak berhijab.

Untuk perawatan rambut, Makaffah Salon & Bridal Jakarta menawarkan rangkaian perawatan dengan harga terjangkau, yakni creambath tradisional mulai dari harga Rp55.000, pewarnaan rambut mulai dari Rp200.000, smoothing diamond mulai dari Rp250.000, dan masih banyak lagi. Sedangkan untuk perawatan tubuh, Makaffah Salon & Bridal Jakarta menyediakan berbagai paket perawatan, seperti massage dan lulur tradisional, body steam, totok payudara, hingga ratus.

Untuk perawatan pra-nikah, Makaffah Salon & Bridal menyediakan tiga paket perawatan, yakni Paket Lavender yang terdiri dari massage, lulur aromaterapi dan tradisional, facial Biokos, body mask, body steam, ratus, dan creambath tradisional; Paket Tuberose yang berisi massage, lulur tradisional, manicure, pedicure, facial Wardah, body mask, body steam, ratus, dan hair spa Matrix; serta Paket Jasmine yang terdiri dari massage, lulur tradisional, hand spa, manicure, foot spa, pedicure, facial Wardah, body mask, body steam, ratus, dan hair spa L’Oreal.

 Sedangkan untuk perlengkapan resepsi, Makaffah Salon & Bridal menyediakan lima paket Makaffah Wedding dengan konten layanan beragam, mulai dari penyewaan pakaian adat dan resepsi bagi pengantin wanita, beskap untuk pengantin pria, makeup untuk akad dan resepsi, sampai aksesoris dan hijab styling. Harganya pun cukup bervariasi sesuai kebutuhan calon pengantin, mulai dari Rp3.500.000 sampai paket pernikahan senilai Rp11.000.000.

“Tapi paket perawatan rambut bermasalah adalah perawatan paling favorit di dua outlet kami. Kami menyediakan lima jenis paket perawatan untuk rambut bermasalah, yakni rambut rontok, rambut berketombe, rambut kering/rusak, rambut rusak akibat smoothing, serta rambut rusak akibat pewarnaan. “Dari kelima paket perawatan ini, yang paling banyak diminati yakni perawatan untuk rambut rontok. Kebanyakan konsumen Makaffah merupakan wanita berhijab yang memang rentan mengalami kerontokan rambut,” ucap Sukma.

Selain dengan meningkatnya jumlah customer di dua outletnya, kepuasan yang tak dapat dinilai dengan uang juga dirasaan Sukma.

“Saya bersyukur dapat menciptakan lapangan pekerjaan  untuk kaum wanita dengan bisnis ini. Sebagai contoh waktu di Cimahi saja, saya melihat banyak sekali wanita yang kesulitan mendapatkan pekerjaan. Akhirnya mereka pilih jadi TKI ke Arab Saudi, tapi nggak  semua yang berhasil,” paparnya.

Guna meningkatkan kontribusinya dalam menurunkan angka pengangguran, Sukma  berencana menambah outlet Makaffah Salon & Bridal melalui system franchised. Saat ini  bersama timnya, Sukma sedang mempersiapkan perangkat yang pas untuk memulai kerjasama dengan pihak kedua.

 

 

Foto: Istimewa