Tina Andrean Tampilkan Busana Imlek dengan Tenun Sumba

Tina Andrean Tampilkan Busana Imlek dengan Tenun Sumba

Dalam memperingati Imlek, desainer Tina Andrean mengeluarkan karya-karya gaun Batik Tulis dan Tenun Sumba yang eksotis, terinspirasi dari budaya oriental.

Bertema ‘Oriental Flair’, istri dari pengusaha Johnny Andrean ini menampilkan 25 set look yang didominasi gaun sackdress untuk berbagai pilihan baik acara cocktail, semi formal, etnik, hingga formal. Koleksi ini kemudian dipertunjukkan secara eksklusif di Rumah Imam Bondjol, Jakarta Pusat.

Jika selama 2 tahun terakhir label Heritage Culture by Tina Andrean fokus pada batik tulis, di tahun yang baru ini ia mencoba tantangan terbaru untuk mengangkat kain tenun Sumba. Kemewahan juga terlihat pada bahan-bahan yang digunakan, seperti; sutera satin, sutera ATBM, satin katun, dan katun halus.

“Untuk Chinese New Year ini, saya tidak ingin berpatokan pada warna merah. Wastra nusantara juga bisa loh dipadukan dengan gaya oriental. Kainnya boleh batik, boleh tenun Sumba, tapi kerah cheongsam-nya tetap ada. Semuanya dibuat dengan kain asli tradisional. Saya ingin, siapapun yang memakai karya saya turut melestarikan budaya nusantara,” jelas Tina Andrean.

Tina menambahkan, ia berkomitmen akan terus mengeskplorasi kain-kain nusantara lebih dalam dan lebih jauh lagi. “Semakin saya mempelajarinya, semakin saya cinta. Doakan saja ya,” pungkasnya.

Fashion Show, Trunk Show, Tina Andrean, Imlek, Chinese New Year, Tiongkok, Sumba, Tenun, Wastra, 2018

Artikel Terkait

Comments