Archangela Chelsea Yusuf: Merias Tanpa Batasan

Muda, dan berbakat. Kedua kata ini sangat tepat menggambarkan sosok Archangela Chelsea. Memulai karirnya di usia yang masih belia, 15 tahun, Chelsea telah terbiasa memenuhi permintaan make up maupun perawatan klien dari dalam maupun luar negeri. Pada WI, make up artist termuda yang pernah bekerja di Hollywood tersebut berbagi kiat kecantikan dan cerita mengenai persiapannya untuk London Fashion Week 2018.

Tren riasan 2018?
Tampilan natural akan jadi tren. Menariknya, nuansa glossy texture yang jadi favorit, misalnya glossy lips, glossy eyeshadow ataupun shimmery face. Untuk warna, lebih colorful seperti ungu, merah dan oranye.

Kiat mencapai tampilan glowing yang natural?
Pilih produk yang tepat, dimulai dari base hingga produk highlighter-nya. Jangan terlena review, kalau banyak yang bilang bagus dan ikut-ikutan, jadinya malah tidak cocok. Sesuaikan pula dengan jenis kulit. Misal untuk yang kulitnya berminyak, gunakan base make up yang oil-free dan primer yang bisa mengontrol sebum. Kesalahan yang ada, seringkali ingin kulit wajah terlihat glowing lalu dipoles illuminating yang berlebihan. Awalnya memang bagus, lama-lama malah jadi terlihat berminyak!

Tips riasan tahan lama?
Jika ingin eyeshadow lebih tahan lama dan warna lebih intens, campurkan dengan air mineral. Untuk base, jangan lupa di-set menggunakan powder. Caranya, ketika mengambil powder, ratakan terlebih dahulu di spons lalu ditepuk-tepuk secara perlahan di permukaan wajah. Nah, kalau bibir, oleskan dulu dengan foundation, lalu pakai powder. Setelah itu aplikasikan lipstik warna favorit Anda.

Riasan kilat ala Chelsea...
Perlu diketahui, ciri khas riasan aku itu fresh dan glowing. Pertama, penggunaan foundation dan bb cream adalah keharusan! Hahaha. Lalu menggunakan concealer sedikit dibawah mata untuk menyamarkan kantung mata. Lalu gunakan powderblush oneyebrow, dan poles lipstick. Kalau ada waktu sedikit, boleh pakai maskara.

Produk riasan wajib menghadapi perubahan cuaca yang drastis?
Make up yang waterproof sangat diperlukan. Karena kalau kepanasan jadi keringatan, hujan malah kebasahan! Hahaha. Sunscreen juga wajib.

Untuk imlek tahun ini, rekomendasi riasan dari Chelsea?
Red lips pastinya. Untuk tahun ini, sepertinya saya akan lebih menyukai riasan simpel, hahaha. Lebih fokus pada bibir yang berwarna merah tersebut dan sisanya natural dan flawless saja. Selain merah, Anda juga bisa menerapkan warna ungu tua untuk penggantinya.

Gaya  make up seperti apa yang akan Chelsea tampilkan di London Fashion Week 2018?
Inspirasinya dari petals (kelopak bunga). Ketika bunga sedang mekar, terlihat warna-warna di kelopak bunga tersebut membentuk gradasi yang indah. Senada dengan garis lukis Georgia yang kerapkali mengusung gradasi warna, Saya menggabungkan beberapa warna sekaligus hingga mencapai warna bronze kemerahan. Hasil akhirnya akan lebih terlihat hangat dan monokrom.

Bagaimana proses pembuatan look make up ini?
Tentunya adalah hasil perpaduan dengan inspirasi rancangan SOE Jakarta, yaitu sosok Georgia O’ Keefe. Setelah berdiskusi dengan Monique (desainer SOE Jakarta), saya utarakan bahwa saya tidak ingin look make up di London ini nanti sekedar mengikuti tren saja dan terlihat seperti mencontek yang lain. Saya tidak mau dan tidak akan pernah seperti itu. Kalau misalnya ada kemiripan, itu adalah ketidaksengajaan. Saat proses pembuatan look ini, saya tidak pernah melihat sekalipun tren London seperti apa, murni hanya terinspirasi dari lukisan-lukisan Georgia O’ Keefe yang saya lihat di internet serta cerita dari Monique.

Apakah riasan ini dapat diterapkan untuk kulit gelap?
Saya berani berkata ya! Melihat dari para beauty blogger dan youtuber, kini setiap palet warna riasan tidak mengenal batasan. Termasuk warna-warna hangat ini. Saya menciptakannya khusus untuk para model yang akan berjalan di runway di London nanti, dimana mereka datang dari berbagai jenis warna kulit mulai dari terang hingga gelap. Saya ingin buktikan bahwa setiap wanita juga bisa merias wajahnya tanpa batasan.*