História de Banda Neira

1 1 1 1

“Biarkan saja alam yang berbahasa. Biarlah saja takkan ubahnya yang ada. Dengarkan saja pasang gelombang yang bersahutan. Rasakan getar di kedalaman samudra”- Banda Neira (Re: Langit dan Laut, Yang Patah Tumbuh Yang Hilang Berganti)

Konfigurasi lanskap gunung dan laut berbalut cakrawala raya di pulau Banda Neira akan membius Anda dalam kebisuan. Selain merekam banyak catatan peristiwa, tempat ini seolah memiliki daya magis tersendiri. Wajar saja bila nama Banda Neira di Maluku Tengah kemudian diadopsi oleh duo folk asal Jakarta yang juga dikenal menciptakan karya-karya fantastis.


 Anda tak akan menemukan banyak objek wisata kekinian yang disesaki pengunjung, melainkan keelokan alam berselimut kesunyian. Objek wisata Banda Neira memang didominasi situs bersejarah. Tetapi jangan salah, Anda tak akan bosan berlama-lama menghabiskan waktu di pulau kecil ini. Simak rekomendasi wisata Banda Neira dari Wanita Indonesia.  

1.    BENTENG BELGICA 
Benteng Belgica merupakan bangunan peninggalan portugis yang dbangun pada tahun 1611. Dahulu kala, benteng ini difungsikan sebagai menara pandang untuk mengawasi aktivitas di perairan sekitar Banda, sehingga sengaja dibuat dengan ketinggian 30 meter di atas permukaan laut. Bila Anda menyusuri benteng berbentuk persegi lima ini dan naik hingga ke puncaknya, maka pemandangan luar biasa menanti Anda di sana.


2.    RUMAH HATTA 
Salah satu tokoh proklamator Indonesia, Bung Hatta, pernah diasingkan oleh Belanda sehingga tinggal di pulau Banda Neira. Untuk menziarahi memoar perjuangan masa silam, Anda bisa berkunjung ke tempat ini. Barang-barang milik Bung Hatta selama tinggal sengaja dipamerkan dalam bangunan, seperti foto-foto, tempat tidur, meja dan kursi. Seluruh barang-barang disini merupakan saksi bisu bagaimana sosok negarawan sejati berjuang demi kedaulatan bangsa dan negara.


3.    LAVA  FLOW 
Keindahan alam bawah laut di Banda Neira mungkin tak begitu populer di telinga masyarakat Indonesia. Tetapi ternyata salah satu titik di Banda Neira ini sangat terkenal di kalangan pecinta diving dari mancanegara. Lokasi ini dikenal dengan pemandangan laut menakjubkan dengan terumbu karang yang tumbuh di lahar dingin saat letusan Gunung Api Banda tahun 1988. Berbagai spesies ikan langka juga akan Anda temui di sini.