Bennu Sorumba : Datang Ke Jakarta Ingin Jadi Artis

Bennu Sorumba : Datang Ke Jakarta Ingin Jadi Artis

Penampilan mewah dan elegan  seorang diva tak hanya mencakup busana namun juga riasan yang menawan.  Adalah Bennu Sorumba, seorang make up artist  yang berjasa merias wajah para wanita tersohor seperti Rossa, Krisdayanti dan Syahrini. Siapa sangka, Bennu pernah mengalami proses kehidupan yang pahit untuk mencapai kariernya sekarang.

Kisah Bennu berakhir menjadi seorang make up artist?
Pada awalnya, saya datang ke Jakarta ingin menjadi artis. Bermodalkan nama seorang sutradara sinetron di stasiun televisi nasional, Key Mangunsong, saya nekat menelepon kantornya dan menawarkan diri untuk ikut casting. Saat itu umur saya masih 17 tahun. Rajin berperan sebagai figuran, kak Key mengeksplor kelebihan saya yang lain. Saya menjawab, saya bisa merias. Saya pun didapuk menjadi make up artist in-house untuk stasiun televisi tersebut.

Sebagai perantau, bagaimana Bennu bertahan di Ibukota?
Persiapan mental dan hati yang tulus. Terkadang, ada beberapa orang yang datang dari daerah dan bekerja di Jakarta, tidak kuat menjalani kehidupan di Ibukota. Jangan takut untuk mengeksplor kemampuan. Tidak hanya untuk make up artist, tapi untuk semua orang dengan pekerjaan apapun yang merantau dan mengadu nasib di kota besar. Dengan belajar dan mencoba banyak hal, niscaya Anda akan menemukan passion yang tepat. Jalani dan iringi dengan doa yang tak kenal putus.

Alasan Bennu mendapuk Kahiyang sebagai model riasan?
Kalau model dan artis sudah biasa ya didandani. Saya ingin merias salah satu tokoh publik di bidang politik. Awalnya, saya ingin mendandani ibu Iriana, saya sempat kirim surat ke Istana Negara, tapi tidak ada jawaban. Pilihan kedua adalah mendandani ibu Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, juga tak ada jawaban. Sempat putus asa. Tapi rencana Tuhan memang tidak ada yang tahu, ya. Saya kirim pesan lewat direct message Instagram-nya Kahiyang, dan ia setuju. Alhamdulillah. Ini berkat yang luar biasa untuk saya.

20 tahun berkarya, bagaimana perkembangan dunia make up artist menurut Bennu?
Berbeda sekali ya. Saat dulu saya masih merintis karir, saya harus rela bekerja tanpa dibayar di beberapa media, demi mendapatkan credit title. Kalau sekarang, sepertinya untuk sukses di dunia digital sekarang ini lebih mudah, ya. Contohnya, ada beberapa murid aku yang baru belajar selama 3 bulan, tidak berapa lama sudah menjadi narasumber dalam sebuah acara make up class.

Cara Bennu tetap eksis sebagai make up artist?
Untuk sekarang ini, menjadi seorang make up artist dengan ciri khas itu bisa dikatakan sulit. Misalnya, saya dengan karakteristik riasan yang bold, lalu ditiru orang lain. Tidak ada undang-undang yang membenarkan bahwa riasan bold itu hanya punya saya sendiri. Yang terpenting bagi saya adalah, saya tetap berusaha keras di bidang saya sendiri, biar orang lain saja yang menilai. Saya percaya, proses tidak akan mengkhianati hasilnya.

Pendapat Bennu mengenai gaya riasan bold yang belakangan mulai kurang diminati…
Saya sendiri pernah mem-posting pemikiran saya, bagaimana kalau saya ingin mengubah gaya riasan saya dari bold ke flawless? Tidak disangka, justru banyak yang berpendapat untuk saya tetap mempertahankan ciri khas tersebut. Dari situ, saya menyadari ternyata di Indonesia sendiri minat terhadap riasan ‘manglingi’ masih tinggi. Di sisi lain, saya pun tidak menutup kemungkinan untuk merias dengan gaya flawless. Sebagai seorang make up artist, saya dituntut untuk serba bisa dalam memenuhi keinginan klien.

Kiat make up bold yang tahan lama?
Tergantung dari kondisi kulit klien, sebenarnya. Meskipun saya adalah make up artist, saya juga bukan seorang dokter aestetik. Kembali lagi pada komunikasi dengan si klien. Misalnya saat wajahnya sedang breakout, saya menghindari pemakaian foundation, hanya pelembap saja. Rahasia tahan lama riasan saya ada di racikan khusus foundation yang saya padukan dari beberapa merek kosmetik.

----
Teks: Mreizghi Alvio Linchia
Foto: Dok. Pribadi IG: @bennusorumba

Style Icon, profil, MUA

Fokus Berita Lainnya

Artikel Terkait

Comments