5 Hal Pokok Pintar Atur Keuangan Bagi Single Mom

5 Hal Pokok Pintar Atur Keuangan Bagi Single Mom

Menjadi orang tua tunggal bagi anak tentu bukan pekerjaan mudah. Selain harus menggantikan figur seorang ayah, single mom juga harus  menjalankan tugas mencari nafkah dan mengatur keuangan sekaligus.

Ketika seorang ibu terpaksa menjadi orang tua tunggal, maka akan ada banyak sekali perubahan yang terasa. Bukan hanya mengenai sosok maskulin dalam keluarga yang dihadirkan sebelumnya oleh ayah, masalah keuangan juga akan menjadi tantangan tersendiri.

Pasalnya, kondisi keuangan biasanya akan banyak berubah karena berubahnya sumber penghasilan. Terlebih, bila jumlah penghasian Anda tidak sebesar penghasilan pasangan Anda terdahulu. Meski demikian, tantangan ini akan teratasi bila Anda menjadi ibu yang cerdas mengatur keuangan sebagai orang tua tunggal.

Kumpulkan Aset
Ketika Anda menjadi orang tua tunggal, hal pertama yang bisa dilakukan untuk menata keuangan adalah dengan memiliki dan mengumpulkan aset milik Anda. Apabila Anda mengalami perpisahan dengan pasangan, maka harta gono gini yang didapatkan bisa masuk dalam hitungan karena telah menjadi hak Anda dan anak. Namun bila pasangan Anda meninggal dunia, maka mungkin ada dana asuransi yang dapat dicairkan.

Buat Perencanaan Keuangan
Membuat perencanaan keuangan yang dimaksudkan di sini adalah dengan memproyeksikan kebutuhan anak Anda di masa depan dan menentukan aset mana yang dapat digunakan untuk memenuhinya. Selain itu, Anda juga bisa menyusun daftar kewajiban yang harus dibayarkan seperti hutang.

Skala Prioritas
Untuk menjalani kehidupan sehari-hari Anda bisa mengatur keuangan dengan membuat skala prioritas kebutuhan setiap bulannya yang disesuaikan dengan pendapatan saat ini. Untuk mencapai kondisi keuangan yang sehat, maka jangan lupa untuk menerapkan biaya hidup sebesar 40-60%, cicilan atau hutang maksimal 10%, hiburan 10%, tabungan atau investasi 10% serta keperluan sosial atau sedekah sebesar 2,5 – 10%.

Komunikasikan Kepada Anak
Anak sebagai sosok yang juga penting dalam keluarga Anda saat ini harus mengetahui dan memahami segala perubahan yang terjadi termasuk mengenai keuangan. Anda harus memberikan pengertian kepada anak bahwa saat ini Anda lah yang bertindak sebagai tulang punggung dan komunikasikan apabila terjadi kemungkinan perubahan kemapanan finansial. Tanamkan kepada anak untuk lebih berhemat dan buat ia menerima kondisi keuangan saat ini.

Cari Penghasilan Tambahan
Selain harus berhemat, Anda juga bisa mencoba mencari peluang baru untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Anda bisa mempelajari keterampilan baru atau mencoba berpindah ke tempat kerja baru yang menawarkan gaji yang lebih besar. Kembangkan potensi terpendam dalam diri sehingga memungkinkan untuk mendapatkan peluang baru.

----
Teks: Hafni Kusumawardhani
Foto: Istimewa

 

keuangan, tips, single mom

Artikel Terkait

Comments