Dion Wiyoko: Antara Istri, Fotografi & Traveling

Dion Wiyoko: Antara Istri, Fotografi & Traveling

Sebelum ada Instagram, Dion Wiyoko hanya punya dua gelar; aktor dan model. Belakangan sebutan fotografer turut melekat padanya. Bahkan sebuah brand kamera memintanya menjadi influencer.

Foto-foto dengan hashtag atau tanda tagar kamera tertentu di akun Instagram Dion terpampang cantik memanjakan mata para pengunjung dinding media sosialnya.

Tentang ini Dion mengaku bersyukur. Jika para penggemar fotografi kerap menguras kantong untuk belanja peralatan fotografi terkini, ia justru mendapatkan dukungan dari produsen kamera.

“Syukurlah passion baru saya ini dilihat orang, terutama brand kamera yang cukup besar. Artinya sekarang nggak perlu beli kamera, hehehe..” ucap Dion seraya menyeringai lebar.

Hasil jepretannya pun menuai banyak pujian. Ia mengaku senang sekaligus tak menyangka. Apalagi selain belajar secara otodidak, ia termasuk orang baru di dunia fotografi.
    
Jujur diakui Dion, dunia fotografi merupakan hobi dan passion baru yang ia tekuni seiring serunya keberadaan Instagram di antara para pecinta sosial media.

“Rasanya seru aja. Jadi ‘ketagihan’ sharing pengalaman dan momen-momen tertentu. Kalau traveling menemukan momen menarik, penginnya ya dishare di Instagram,” ungkap Dion dalam sebuah obrolan dengan WI.

Ketika traveling, ia bisa saja memotret hal-hal yang menarik matanya.Tidak harus merupakan satu benang merah. Bisa suatu saat mata fotografinya menangkap arsitektur menarik, pemandangan cantik atau juga bisa human interest.

Meski begitu, ia belum memiliki bayangan pasti apakah passion nya kini di dunia fotografi suatu saat akan ia tekuni secara serius.

“Kalau sampai beralih jadi fotografer, lihat nanti. Karena sekarang yang utama masih aktor. Jadi fotografi sebatas passion dan hobi,” tutur pria kelahiran 3 Mei 1984 ini.

Namun ia tidak menutup kemungkinan ke sana. Lebih lanjut diutarakan, saat ini pun sudah banyak kesempatannya. Tapi untuk saat ini, ia masih ingin memanfaatkan passion nya di dunia fotografi agar akun Instagramnya terlihat berbeda dari aktor lain.

Ketagihan yang Tertahan
    
Kepuasan memotret banyak momen di berbagai belahan bumi membuat Dion ketagihan traveling. Kembali lagi, jadwal kerja yang cukup padat bisa membuatnya menahan diri.

“Seperti tahun ini sebenarnya maunya banyak. Tapi lagi sibuk di kerjaan, antara lain promo film Terbang dan syuting-syuting, jadi agak-agak mengurangi. Tetap traveling sih, tapi yang dekat-dekat saja, meng-eksplore dalam negeri,” ujar Dion.

Yang pasti lanjutnya, semenjak resmi bergelar suami, ia harus menjadwalkan traveling berduaan dengan istri.

“Ya, aku sama istri selalu membuat agenda liburan agak lama ke tempat yang agak jauh untuk mewujudkan quality time berdua. Tapi saat ini jujur masih mikir jadwal dan budget. Karena istri juga lagi memulai bisnis,” tandasnya.

Masih banyak tempat yang ingin ia kunjungi. Terutama wilayah dengan iklim kontras seperti ke negara-negara Skandinavia, salah satunya adalah Norwegia dan Finlandia.

“Saya memang paling suka mencari lokasi yang iklimnya berbeda banget dengan Indonesia yang tropis. Terutama wilayah alam dan pegunungan untuk mendapatkan pengalaman yang berbeda secara pribadi dan fotografi,” kata Dion.

Asyiknya Sudah Beristri

Seperti halnya fotografi, hobi traveling nya juga sering mendatangkan rezeki tersendiri untuk Dion.

“Ya, saya belum sampai level travel blogger yang diundang kemana-mana. Karena sampai sekarang fokusnya masih akting. Kalau misal ada undangan dari hotel atau penerbangan dan lainnya hanya sesekali saja,” ungkap pemeran Alva dalam film Merry Riana: Mimpi Sejuta Dolar ini.

Ketimbang mencari-cari gratisan untuk traveling Dion memilih menyisihkan sebagian pendapatannya. Toh saat ini ada Fiona Anthony, istrinya yang bisa diandalkan untuk mengurus anggaran dan rencana perjalanan.

“Menyenangkan rasanya ada partner menyusun budgeting dan itinerary serta keinginan yang dituju. Apalagi istriku cukup detail. Kalau dulu sebelum menikah mau jalan, ya jalan aja. Lewat dari budget sedikit masih kompromi. Tapi sejak ada istri lebih terstruktur. Misalnya untuk belanja segini, untuk apa segitu. Dia lebih ketat karena ada kebutuhan rumah tangga kami juga kan?” tanyanya lebih pada diri sendiri.

Syaratnya menurut Dion, tidak boleh egois. “Harus ketemu di tengah. Misal aku ingin A istri ingin B, ya bagi dua. Nggak boleh suami ikut istri atau sebaliknya,” ungkap Dion sekaligus berbagi trik.

Hal di atas menurutnya salah satu strategi mewujudkan quality time. Ibaratnya, percuma liburan berdua jika ada salah satu yang merasa dirugikan.

“Apalagi ini adalah kebersamaan yang direncanakan, bukan lantaran memenuhi waktu kosong. Soalnya selama di rumah, walau tiap malam bertemu tapi kan belum tentu berkualitas ya. Karena berbagai kesibukan dan pikiran masing-masing. Makanya harus ada waktu tertentu yang benar-benar berkualitas. Bagi kami ya liburan berdua itu,” pungkas Dion. (TR)

Tags: