Dampak Buruk Kurang Tidur

Dampak Buruk Kurang Tidur

Gangguan tidur ternyata dapat memberi dampak buruk bagi kesehatan seseorang. Kualitas serta jam tidur yang kurang kerap diabaikan begitu saja, sehingga tanpa disadari juga menurunkan kualitas hidup yang dijalani.
 
Gaya hidup masa kini terutama di perkotaan memiliki dinamika serta ritme yang serba cepat, membuat banyak orang menghabiskan banyak waktu untuk pekerjaan maupun aktivitas penting lain. Kesibukan tersebut tak jarang membuat  Anda hanya bisa beristirahat beberapa jam saja di malam hari atau justru tidak bisa tidur karena mengalami insomnia.

Ada beberapa faktor penyebab terjadinya insomnia, antara lain membawa pekerjaan ke rumah dan bekerja di malam hari, tidur siang, tidur di kemudian waktu untuk menebus jam tidur yang hilang, kerja shift dengan jam kerja yang tidak teratur serta ketergantungan pada gadget.

Kualitas tidur cukup mempengaruhi kualitas hidup seseorang. Gangguan tidur saat ini tidak hanya dialami oleh orang-orang lanjut usia saja, namun juga pada usia produktif. Tetapi sayangnya, belum banyak orang yang memahami pentingnya tidur berkualitas dan dampak buruk dari kurang tidur.

 
Tidak Hanya Mengantuk

Hal yang paling mungkin Anda rasakan ketika kurang tidur adalah mengantuk. Tetapi ternyata  terdapat dampak besar dari gangguan tidur yang dialami secara persisten baik dari sisi kesehatan tubuh maupun mental.

Aurora Lumbantoruan, seorang psikolog klinis menjelaskan mengenai dampak dari rendahnya kualitas tidur.

“Dampak buruk dari kualitas tidur yang rendah mencakup lama seseorang untuk fokus terhadap sesuatu, Ingatan dan kemampuan belajar. Selanjutnya, itu bisa mempengaruhi kondisi psikologis seseorang menjadi lebih rentan mengalami depresi, kecemasan, dan gangguan kesehatan mental lainnya.” ujarnya.

Di samping itu, Edward Yong, seorang konsultan kesehatan, menyebutkan bahwa gangguan tidur membawa dampak serius pada kesehatan fisik antara lain peningkatan nafsu makan yang menyebabkan obesitas dan diabetes, jantung koroner, hipertensi, gangguan sistem kekebalan tubuh dan banyak lagi. Hipertensi dilaporkan menjadi salah satu penyakit dengan pengobatan serius.

Tidur Berkualitas

Mengingat banyaknya efek buruk yang disebabkan oleh rendahnya kualitas tidur maka penting bagi Anda untuk mengupayakan tidur yang berkualitas. Tidur berkualitas tidak hanya menyoal tentang durasi panjang, tetapi seberapa nyenyak Anda tertidur.

Edward Yong menjelaskan bahwa setidaknya ada tiga indikator penting yang dapat menandai seseorang tidur dengan pulas atau tidak. Hal pertama ialah durasi yang cukup, tidak terputus-putus dan seberapa lelap Anda tidur. Bila hal-hal ini terpenuhi maka Anda akan merasa segar dan kembali bertenaga saat bangun. (CHa)

bugar, insomnia, kurang tidur

Artikel Terkait

Comments