Style Icon

Fandy Susanto: Fotografer Lebih Dari 100 Artis

Fandy Susanto: Fotografer Lebih Dari 100 Artis

Menjalani profesi fotografer memang tak semudah yang terlihat. Dibutuhkan passion, talenta serta kemampuan tinggi untuk mendapatkan foto berkualitas. Adalah seorang fotografer ternama Indonesia, Fandy Susanto yang lebih dikenal sebagai sosok di belakang FD Photography. Begitu besar passionnya di dunia fotografi hingga menjadikannya salah satu fotografer kepercayaan publik figur Tanah Air. Yuk, kenalan!

5 tahun berkarya, bagaimana proses Fandy menemukan passion di dunia fotografi?
Sewaktu SMA saya sudah berkecimpung di dunia foto dan aktif ikut organisasi. Keinginan saya untuk menjadi fotografer pun didukung oleh orang tua. Hanya saja mereka ingin saya menyelesaikan kuliah apoteker terlebih dahulu. Alasannya sih karena ingin saya punya keahlian di bidang medis, mengikuti jejak kakak saya yang seorang dokter. Saya pun menyanggupi untuk menjalani kuliah tersebut sambil tetap aktif memotret. Sembari kuliah, saya sering berkontribusi untuk majalah farmasi.

Awal mula meniti karier?
Lulus dari sekolah farmasi di tahun 2012, saya langsung menjajal pekerjaan di dunia fotografi. Saya memulainya di Surabaya, merantau dan berpisah dari keluarga yang masih tinggal di Sumbawa. Dari sana, saya mulai sering menangani klien artis, yang pada akhirnya membawa saya dan tim untuk pindah base ke Jakarta.

Klien pertama Fandy?
Cherrybelle! Saat itu mereka baru ganti personil karena ada 2 member yang keluar. Nah, mereka ingin ganti foto profil baru. Berkat rekomendasi mereka lah, mulai banyak klien artis berdatangan. Terima kasih untuk Jenita Janet, Nabila Gomez dan lainnya yang tidak bisa saya sebutkan satu per satu. Bukan bermaksud sombong, saat ini saya sudah menangani lebih dari 100 klien publik figur.

Kenapa lebih memilih membidik seorang model?
Passion saya sendiri memang suka memotret model. Sebaliknya, saya kurang suka foto produk atau yang lain. Alasannya lebih karena saya sangat suka foto yang menonjolkan kecantikan, keelokan, yang cantik-cantik lah pokoknya!

Fotografi untuk Fandy…
Sebuah kecintaan saya terhadap visualisasi gambar. Karena fotografi dapat menyampaikan sebuah pesan dan membuat kita mengapresiasikan suatu bentuk.

Ciri khas hasil karya foto Fandy?
Dari segi image warnanya lebih lembut dan cerah mengarah ke kuning, menonjolkan kecantikan yang paripurna tidak terlalu candid, di mana sang model bisa ber-pose dengan natural. Kalau untuk hasil foto, lebih dreamy, back dan foreground-nya ada efek blur.

Ada tokoh publik yang ingin Fandy foto dan belum kesampaian?
Anggun dan Agnez Mo. Kalau artis internasional ingin sekali foto Katy Perry, karena dia punya selera fashion yang unik dan dreamy sekali ya. Kalaupun harus fierce atau galak... ya Nicki Minaj sekalian, hahaha.

Kendala dalam memotret publik figur?
Kalau ribet, masing-masing punya kendalanya sendiri. Misalnya, menyiapkan dari segi aksesoris dan riasannya. Rata-rata klien perempuan saya lebih mementingkan sisi beauty. Kalau yang pria, lebih kasual dan sederhana. Tapi ada kesulitan juga, misalnya di bagian make up untuk grooming para pria. Memang butuh diskusi juga dengan para make up artist.  

Kiat memotret sempurna ala Fandy?
Ketahui konsep pemotretan, kenali karakter model dan teknis pencahayaan memegang peranan penting karena dapat menghidupkan sebuah foto. Banyak atau sedikitnya cahaya yang digunakan tergantung dari gaya foto apa yang ingin ditampilkan. Lalu, berkomunikasi dengan klien juga tak kalah penting, ya agar dapat mencapai hasil foto yang maksimal.

Pernah mengemban pendidikan fotografi?
Tidak sama sekali. Saya belajar secara otodidak dan sharing dengan para fotografer lain. Internet sangat membantu, sampai sekarang banyak pengetahuan yang saya dapatkan secara daring.

Fotografer panutan Fandy…
Saya suka sekali Annie Leibovitz, karena hasil karyanya terlihat hidup sekali baik gaya fairytail maupun fashion.

Ke depannya ada proyek besar yang sedang digarap?
Tahun ini, saya ingin mengadakan pameran foto tunggal. Pemotretannya sendiri sudah berjalan, hanya tinggal penentuan tempat untuk pamerannya. Bertema Princess, terinspirasi dari deretan putri-putri dari dongeng Disney versi Indonesia. Saya ingin menonjolkan sisi kecantikan dari cerita para putri yang dilakoni para publik figur tanah air. Jadinya sedikit mature. Ini pameran pertama saya, doakan ya!

Industri fotografi Indonesia menurut Fandy?
Sedang digemari sekali ya. Sekarang banyak sekali orang yang menamakan dirinya sebagai fotografer asal punya kamera. Nah, bedanya adalah bagaimana membuat suatu karya seni hingga menjadi kenangan dan tidak mudah dilupakan. Seorang fotografer dapat diakui bila ia punya karya dan tidak asal-asalan.

Pesan untuk para fotografer pemula yang ingin meniti karier seperti Fandy?
Memotret itu tidak semudah yang dibayangkan. Di belakangnya butuh perjuangan, baik dari segi properti sampai pose. Believe it, real passion will find its way.(CH)

---
Foto: IG @fdphotography90