4 Jenis Minyak Zaitun, Sudah Tahu Perbedaannya?

4 Jenis Minyak Zaitun, Sudah Tahu Perbedaannya?

Dalam setiap kesempatan memasak, minyak merupakan salah satu bahan yang tak bisa dihindari. Membuat berbagai risiko penyakit mengintai. Dari beragam jenis minyak untuk memasak, minyak zaitun atau olive oil merupakan salah satu jenis minyak yang digadang sehat. Namun, beberapa sumber juga mengatakan bahwa minyak zaitun akan mengeluarkan senyawa beracun ketika dipanaskan. Benarkah demikian?

Sebetulnya, minyak zaitun itu dibagi menjadi 4 jenis, berdasarkan proses pengolahannya, dan setiap jenisnya memiliki karakteristik dan fungsinya masing-masing. Agar tidak salah dalam penggunaannya, yuk kita kenali perbedaan ketiga jenis minyak zaitun yang dimaksud!

1. Extra Virgin Olive Oil (EVOO)

Minyak zaitun jenis ini adalah minyak yang dihasilkan dari perasan pertama buah zaitun. Itulah mengapa EVOO disebut-sebut sebagai minyak yang paling sehat, karena mengandung senyawa mononsaturate paling tinggi dibanding jenis lainnya dan kandungan nutrisinya masih terjaga.

Berwarna kehijauan dengan tekstur yang agak kental, EVOO memiliki rasa yang agak getir dan sedikit pedas. Minyak zaitun jenis ini memiliki titik didih yang rendah, sehingga sebaiknya jangan digunakan untuk menumis ataupun menggoreng, karena bisa menghasilkan zat karsinogenik. Gunakanlah EVOO hanya untuk salad dressing.

2. Virgin Olive Oil (VOO)

Setingkat di bawah EVOO, ada VOO yang terbuat dari pemerasan kedua buah zaitun. Meskipun kualitasnya tidak sebaik EVOO, VOO masih mengandung cukup banyak kandungan asli dari buah zaitun, dan titik didihnya belum cukup tinggi untuk digunakan dalam memasak makanan. Bagi yang ingin mendapatkan kandungan baik dari buah zaitun, tapi tidak suka rasa EVOO yang terlalu pekat, bisa pilih minyak jenis ini.

3. Light Olive Oil (LOO)

Seperti namanya, Light Olive Oil atau LOO merupakan jenis minyak zaitun yang paling ringan. Warnanya kuning muda, dan teksturnya tidak sekental EVOO dan VOO. LOO merupakan minyak zaitun yang memiliki titik didih tinggi, sebab memang diolah sedemikian rupa sehingga fungsinya menjadi seperti ‘all purpose oil’. Oleh karena itu, LOO ini bisa digunakan untuk memasak makanan dengan teknik apapun, mulai dari memanggang hingga menggoreng.

4. Pure

Kalau minyak zaitun jenis ini merupakan campuran antara virgin dan light. Kualitasnya tidaklah sebaik VOO tapi setingkat di atas LOO. Jika LOO bisa digunakan untuk aneka jenis masakan, Pure hanya cocok digunakan untuk menumis. (Nyd)

---
Foto: Pexels