Tips Aman Sebelum Tanam Benang

Tips Aman Sebelum Tanam Benang

Dunia kecantikan saat ini sudah tidak asing lagi dengan thread lift atau tanam benang yang kerap dijadikan pilihan oleh para wanita sebagai tindakan estetika. Benang ini didesain untuk mengangkat dan menahan jaringan kulit yang kendur atau bergelambir agar wajah terlihat segar dengan kontur yang lebih sempurna.

Meski prosedur ini tergolong tindakan yang minim invasif, thread lift memiliki efek samping yang mungkin terjadi yaitu nyeri di belakang telinga dan rasa tidak nyaman pada wajah. Anda juga mungkin mengalami pembengkakan, memar atau sulit membuka mulut. Namun Anda tidak perlu khawatir karena biasanya efek ini dapat memudar dalam kurun waktu 14-21 hari.

Seiring dengan meningkatnya permintaan konsumen untuk tampil lebih muda, banyak dari mereka yang melakukan berbagai macam prosedur estetika yang tersedia di pasaran. Jumlah dokter estetika yang tersertifikasi dan memiliki pengalaman di bidangnya ternyata tidak sebanding dengan jumlah permintaan konsumen. Berdasarkan data yang dirilis oleh Kelompok Studi Dermatologi Kosmetik Indonesia (KSDKI) ada 2050 dokter spesialis kulit yang terlatih dan memiliki sertifikasi di mana 400 diantaranya juga merupakan anggota dari KSDKI.

Sebelum menjalani tanam benang dianjurkan terlebih dahulu untuk konsultasi dengan dokter kecantikan agar tidak salah prosedur dalam melakukannya. Kemudian dokter akan menyuntik obat bius lokal di area wajah yang ingin diproses. Setelah itu, dokter mulai memasukkan benang khusus ke bawah kulit. Tujuannya untuk menciptakan efek yang bisa mengangkat kulit dan mengencangkan jaringan lunak wajah. Benang yang dipakai adalah jenis yang dapat diserap oleh kulit. Prosedur ini biasanya memakan waktu sekitar 30-40 menit. Usai melakukan tanam benang, Anda pun sudah bisa meninggalkan rumah sakit atau klinik kecantikan.

---
Foto: Istimewa

 

cantik, threadlift, tanam benang, estetik

Fokus Berita Lainnya

Artikel Terkait

Comments