Dian Sastrowardoyo: Harus Bisa Berjalan Beriringan

Dian Sastrowardoyo: Harus Bisa Berjalan Beriringan

Peran barunya sebagai seorang agen rahasia dalam sebuah film pendek After.11 karya sutradara Timo Tjahjanto terlihat sangat menantang.

Dalam film ini, ditampilkan sosok Dian sebagai Agent D yang hidupnya selalu penuh bahaya. Karakternya digambarkan macho dengan aktivitas yang memacu adrenalin. Terlihat Dian masih tetap cantik dengan kostum boyish, mengenakan blazer dan celana pantalon.

Uniknya, sosok ini kemudian semakin diperlihatkan ke masyarakat. Terlebih ketika mendekati 12 Desember ini. Sebuah marketplace besar, Bukalapak, yang juga memanfaatkan momen Harbolnas (Hari Belanja Online Nasional), menggunakan beberapa adegan macho Dian sebagai bagian dari promo momen besar ini.

Dari iklan tersebut, banyak hal bisa dikomunikasikan. Seperti yang dikatakan oleh Dian sendiri, "Misalnya bagaimana si Agent D itu bisa menyeimbangkan antara pekerjaan dan keluarga. Saya sebagai pemain film yang juga sudah berkeluarga, merasakan banget bagaimana biar kedua hal itu bisa berjalan beriringan. Pekerjaan terus jalan, keluarga terurus dan sepatu roda anak bisa terbeli."

Pemilihan aktris pemeran Cinta di film Ada Apa Dengan Cinta ini menurut Bayu Syerli, Vice President of Marketing Bukalapak karena melihat Dian sebagai sosok yang memiliki misi yang sama dengan Bukalapak, mendorong kemajuan masyarakat dari akar rumput.

“Dian dianggap ikon yang nyambung dengan Bukalapak. Kami didirikan untuk empowering UKM dan Dian memiliki program yang ada di area itu juga. Spiritnya sama untuk social empowerment,” tambah Bayu.

Sampai saat ini, lanjut Bayu, lebih dari empat juta pelapak dan lebih dari 400 ribu warung atau mitra yang bergabung. Sedangkan Dian melakukan berbagai kegiatan sosial seperti membantu 14 perempuan muda berprestasi tetapi tidak cukup mampu secara biaya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang S1 melalui program Beasiswa Dian bersama Hoshizora Foundation. Dian juga mendorong pengadaan akses air bersih di Wairinding dan renovasi rumah adat Prainatang di Sumba Timur serta mengajak seluruh masyarakat Indonesia berkontribusi positif membuat perubahan ke arah yang lebih baik.

Dian menambahkan, ia percaya usaha kecil menengah, mikro bisnis terutama, merupakan suatu ranah yang perlu diberdayakan. Apalagi banyak produk lokal yang berpotensi dan berkualitas.

“Karena kalau mereka empower bisa membuka banyak lapangan pekerjaan dan jadi roda penggerak perekonomian negara kita. Kalau lewat e-commerce UKM bisa maju, otomatis kita sedang turut berkontribusi untuk GDP kita dan itu yang kita kejar untuk di 2030,” pungkas Dian. (AR)

-----
Foto: Dok. Bukalapak

 

Bukalapak,Harbolnas 2018,Dian Sastrowardoyo,

Artikel Terkait

Comments