Yuki Kato: Harus Mandiri

Yuki Kato: Harus Mandiri

Pendidikan maupun karier adalah dua hal tolak ukur kualitas diri  seseorang. Yuki Kato sebagai generasi muda membuktikan keduanya. Sedari kecil, gadis berdarah Jepang ini terbiasa diberikan pilihan dalam hidup, termasuk menanggung risikonya.

Tanggung jawab adalah hal yang diajarkan orang tua Yuki Kato dalam menjalankan kehidupan. Menjalani dua kegiatan yaitu sebagai pelajar sekaligus aktris, membuat orang tua Yuki menanamkan sifat ini sejak ia duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).

"Jadi sejak dulu itu orang tua saya suka bilang oke, kamu mau apa? Mau sekolah atau karier? Atau main doang," kata Yuki menirukan kedua orang tuanya.

Lebih jauh Yuki menjelaskan bahwa ia lebih memilih sekolah sembari berkarier sebab keduanya sudah menjadi pilihan hidupnya. Meski demikian sekolah yang dipilihnya adalah sekolah biasa atau sekolah formal, bukan homeschooling. "Dulu itu berpikir homeschooling pasti tidak punya teman. Padahal kan tidak selalu," ungkapnya ditemui di kawasan Sentral Park.

Keputusan yang ia ambil tersebut siap ia jalankan dengan apa pun risikonya. Ketika sepulang sekolah, teman-teman sebayanya bisa menghabiskan waktu untuk nongkrong dan ikut ekstra kurikuler, Yuki harus langsung ke lokasi syuting.

"Kalau di lokasi syuting aku kan harus menghafalkan skenario. Belum nanti di sela-sela syuting aku juga harus mengerjakan tugas sekolah," terang gadis 23 tahun ini.

Yuki juga menambahkan bahwa orang tuanya selalu memberikan motivasi agar kehidupan karier dan pendidikannya selalu seimbang.

"Mereka juga bilang ke aku kalau nilaiku harus memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) atau lebih dari KKM," ujarnya.

"Aku Sih Merasa Belum"

Setelah Yuki lulus Sekolah Menengah Atas (SMA) orang tuanya telah menganggap Yuki telah dewasa. Otomatis soal tanggung jawab sepenuhnya telah dipercayakan padanya.

"Papa itu menganggap bahwa aku sudah besar. Nah, kalau di Jepang karena adat ya. Usai lulus SMA, harus cari kerja dan mereka keluar dari rumah. It means kita sudah bisa stand on my own," tutur anak dari pasangan Takheshi Kato dan Twinawati ini.

Ditanya apakah ia sudah benar-benar mandiri sebagai seorang anak, Yuki tak bisa menilai. Menurutnya ia belum dewasa.

"Saya sih merasa belum. Tapi kebanyakan orang menilai seperti itu. Tidak tahu juga sih," ungkapnya.

Pernyataan Yuki bukan tanpa sebab. Pasalnya dunia hiburan yang dinamis sering kali membuatnya up dan down sekaligus. Kebersamaan dengan orang tua sangat terbatas mengingat jadwal syuting yang tak bisa diprediksi.

"Kadang merasa lelah lalu papa bilang ayo ayo, kamu bisa, sambil dipijat-pijat. Atau kalau tidak begitu, mama biasanya suka menawarkan bekal biar aku semangat lagi," tuturnya.

Menurut Yuki memang sifat manja demikian sering ia lakukan. Maklum saja, aktris pemeran sinetron Monyet Cantik ini jarang memiliki waktu bersama keluarga. Terlebih ketika ia harus berangkat syuting pada saat subuh dan pulang tengah malam. Ketika ia pulang, mereka pun sudah tertidur.

"Bahkan aku sampai tidak pernah ngobrol dengan mereka," papar Yuki.(DN)

---
Foto: IG @yukikt -- Robin Alfian Photography

selebrits, yuki kato

Artikel Terkait

Comments