6 Langkah SADARI

6 Langkah SADARI

Tak henti-hentinya sosialisasi dilakukan sebagai salah satu tindakan pencegahan terjadinya kanker payudara. Faktanya, kanker payudara masih menduduki posisi teratas penyebab kematian para wanita di dunia, terutama usia 40-49 tahun.

Pengaruh gaya hidup masa kini membuat rentang usia penderita penyakit mematikan ini semakin muda. Untuk di Indonesia, pada 2012 diperkirakan dari 100 ribu penduduk, ada 134 pasien penderita kanker payudara, setiap jam, ada enam kasus kanker payudara dan setiap jam, dua orang meninggal karena penyakit tersebut.

Seperti dijelaskan dr. Rachmawati, Sp. B (K) Onk, kanker payudara merupakan suatu kondisi yang ditandai terjadinya pertumbuhan sel-sel abnormal secara tidak terkontrol pada kelenjar dan jaringan payudara. Sel-sel tersebut membelah diri lebih cepat dan di luar kendali sehingga jumlahnya berlebihan dan dapat menyebar ke organ tubuh lainnya.

“80% terjadinya di luar saluran payudara, bagian luar atas paling sering,” tambah dokter spesialis bedah umum konsultan onkologi di RS Pondok Indah-Bintaro Jaya ini.

Ketika seorang perempuan mulai mendapatkan haid pertama kali sampai menopouse, dr. Rachmawati mengatakan, kita harus terus melakukan pemeriksaan rutin. Hari ke-7 hingga ke-10 menstruasi setiap bulan menjadi waktu yang tepat untuk melakukan pemeriksaan. Sedangkan jika sudah menopause, pilih satu tanggal yang mudah diingat setiap bulannya untuk melakukan SADARI (perikSA payuDAra sendiRI). Tak sulit melakukan SADARI, kita bisa melakukannya di rumah dengan enam langkah berikut ini.

  1. Berdiri tegak di depan cermin, perhatikan bentuk dan permukaan kulit payudara, adakah pembengkakan dan atau perubahan pada putting. Tak perlu cemas jika bentuk payudara kanan dan kiri tidak simentris, itu biasa.
  2. Untuk melihat benjolan yang tersembunyi, kedua lengan di angat ke atas, tekuk siku dan posisikan tangan di belakang kepala. Dorong siku ke depan dan cermati payudara, dorong juga siku ke belakang untuk cermati bentuk dan ukuran payudara.
  3. Kedua tangan ada di pinggang, bahu dicondongkan ke depan sehingga payudara menggantung, dorong kedua siku ke depan dan kencangkan otot dada Anda.
  4. Lengkan kiri di angkat ke atas, tekuk siku sehingga tangan kiri memegang bagian atas punggung. Gunakan ujung jari-jari kanan, raba dan tekan area payudara, cermati seluruh bagian payudara kiri hingga area ketiak. Lakukan gerakan atas-bawah, melingkar, lurus dari arah tepi payudara ke puting dan sebaliknya. Lakukan hal yang sama pada payudara kanan.
  5. Cubit kedua puting. Bila ada cairan keluar dari puting, segeralah konsultasi ke dokter.
  6. Posisi tiduran, letakkan bantal di bawah pundak kanan, angkat lengan, perhatikan payudara kanan dan lakukan tiga pola gerakan seperti sebelumnya. Menggunakan ujung jari-jari, tekan-tekan seluruh bagian payudara hingga sekitar ketiak. (AR)


---
Foto: Istimewa

breast cancer, kanker, kanker payudara, sadari

Artikel Terkait

Comments