Membuat Alis Proporsional ala Anggie Rassly

Membuat Alis Proporsional ala Anggie Rassly

Bentuk dan ukuran alis dapat menentukan karakteristik, ekspresi, bahkan persepsi emosi dari pemiliknya. Salah satu metode yang dipakai untuk dapat menentukan bentuk dan ukuran alis adalah dengan menggunakan standard brow ratio, di mana metode ini menggunakan pendekatan 2D (tampak depan) untuk menghitung ukuran alis.

Metode di atas memiliki hasil yang baik jika digunakan bagi mereka yang memiliki proporsi wajah yang mendekati ideal. Namun, bagi sebagian orang dengan fitur wajah yang unik (seperti wajah yang lebar atau dahi yang menonjol), metode di atas dapat menurunkan nilai estetik, karena pengukuran hanya didasari dengan pengukuran 2D (tampak depan) saja tanpa mempertimbangkan tampak samping area dahi.

Dengan pengalaman lebih dari 10 tahun di bidang estetika alis, Anggie Rassly memformulasikan sebuah metode pengukuran / rasio yang dapat menjawab permasalahan di atas. Anggie Rassly Brow Ratio menggunakan pendekatan 3D (tampak depan dan tampak samping) dalam menentukan ukuran alis yang dipadukan dengan rumus “Golden Ratio 1.618” yang telah disepakati secara luas oleh para praktisi kecantikan termasuk dermatologist maupun dokter bedah plastik sebagai rasio natural yang dipersepsikan sebagai acuan nilai estetik.

Alhasil, metode pengukuran alis Anggie Rassly dapat memberikan nilai estetik wajah yang mendekati sempurna untuk dapat diaplikasikan oleh segala bentuk dan tipe wajah. Lebih lanjut lagi, metode ini telah diteliti dan dipublikasikan dalam jurnal ilmu estetik dan anti penuaan “PRIME JOURNAL”. So, Yes, this method is scientifically approved!

Ditemui di acara LAKMÉ Absolute Reinvent x Anggie Rassly Precision Marble Eyebrow Pencil yang telah diselenggarakan pada hari Jumat 14 Desember lalu di Senayan City, Jakarta, Anggie berbagi 3 langkah sederhana untuk membuat alis ideal dengan metode nya, Anggie Rassly Brow Ratio


Langkah 1. Menentukan Zona Awal Alis (Zona A)

Garis 1: Garis vertikal yang berada di bagian tengah cuping hidung.

Garis 2: Garis vertikal yang berada di bagian tengah sudut mata

Daerah di antara garis 1 dan 2 (Zona A) merupakan daerah di mana alis dapat dimulai.

 
Langkah 2. Menentukan Zona Puncak Alis (Zona B)

Garis 3: Garis imajiner yang dimulai dari bagian samping cuping hidung ke bagian samping pupil mata.

Garis 4: Garis imajiner yang dimulai dari bagian samping cuping hidung ke bagian samping iris mata.

Daerah di antara garis 3 dan 4 (Zona B) merupakan daerah di mana puncak alis berada.

 
Langkah 3. Menentukan Zona Akhir Alis (Zona C)

Garis 5: Garis imajiner yang dimulai dari bagian samping cuping hidung ke bagian samping sudut mata.

Garis 6: Garis imajiner yang dimulaid dari bagian tengah cuping hidung ke bagian samping sudut mata.

Daerah di antara garis 5 dan 6 (Zona C) inilah merupakan daerah dimana alis dapat berakhir.

*Cara lain menentukan Zona C adalah dengan cara membagi area batas tumbuh rambut sampai bagian samping mata menjadi 4 bagian, bagian 2 / 4 dari awal adalah Zona C. (NN)

---
Foto: Istimewa

cantik, alis, lakme

Fokus Berita Lainnya

Artikel Terkait

Comments