Sistem Pencernaan Anak Sehat dengan Probiotik

Sistem Pencernaan Anak Sehat dengan Probiotik

Anak tumbuh sehat dan bahagia menjadi dambaan setiap orang tua. Karenanya, mengoptimalkan asupan nutrisi yang berkualitas dan menstimulasi perkembangan anak menjadi beberapa hal yang diperhatikan. Dari segi nutrisi, mengonsumsi makanan yang mengandung probiotik turut berperan dalam menjaga saluran cerna anak.

Selama ini kita mengenal probiotik sebagai bakteri baik dalam proses metabolisme serta meningkatkan daya tahan tubuh. Menjaga kesehatan sistem cerna diyakini menjadi cara untuk membuat anak sehat dan bahagia. Untuk itu, seperti disampaikan dr. Ray Basrowi, MKK, Head of Medical & Nutrition Services Nestle Indonesia, ada satu konsep intervensi mutakhir dan sudah teruji klinis yakni dengan pemberian probiotik atau bakteri baik untuk menyehatkan sistem cerna.

Sebenarnya secara alami dalam sistem pencernaan kita dihuni miliaran bakteri baik yang fungsinya bukan hanya membuat pencernaan sehat tapi menunjang kesehatan dan kebahagiaan. Tapi saat initidak semua anak beruntung terlahir dengan kolonisasi bakteri baik baik yang memadai. Kadang, probiotik perlu ‘teman’ karena cara kerjanya yang berkolonisasi di sistem pencernaan.

Probiotik secara alami terdapat dalam beberapa makanan, ditambahkan dalam makanan dan susu pertumbuhan untuk membantu kecukupan bakteri baik dalam tubuh demi mendukung daya tahan tubuh.

“Pendekatan yang paling baik untuk melakukan fortifikasi gizi termasuk memberikan probiotik pada anak melalui makanan seperti yang terdapat dalam produk berbasis susu. Sudah ada penelitiannya dari beberapa universitas di Indonesia, susu pertumbuhan media yang baik selain untuk fortifikasi, pendekatan efektif untuk penambahan zat gizi termasuk probiotik,” kata dr. Ray dalam acara Nestle Masterclass Nutrition pekan lalu di Jakarta.

Tiga Jenis Probiotik
Prof. Yvan Vandenplas, Ketua Departemen Anak di University Hospital Brussels, Belgia menambahkan, ada tiga jenis probiotik yang penting untuk anak yakni, Lactobacillus reuteri, Bifidobacterium lactis, dan Lactobacillus rhamnosus. Bukan hanya bermanfaat untuk kesehatan saluran cerna pada bayi dan anak, ketiga jenis probiotik itu mendukung sistem daya tahan tubuh yang kuat, perkembangan otak dan pertumbuhan fisik yang optimal, sehingga anak bisa tumbuh lebih bahagia.

Intervensi probiotik sedini mungkin dinilai penting. Pemberian ASI secara langsung merupakan pendekatan yang paling tepat karena ASI mengandung probiotik. Sayangnya, karena satu dan lain hal ada anak-anak yang tidak bisa mendapat ASI ekslusif dan perlu pengganti.

“Dengan teknologi yang ada, tidak akan bisa menyamai, namun sebisa mungkin mendekati standar ASI, bisa dilakukan dengan pemberian probiotik,” tambah Prof. Yvan.

Dengan saluran cerna sehat yang didukung kandungan probiotik, dapat menjadi dasar pertumbuhan perkembangan anak, menjaga daya tahan tubuh dengan mengurangi berbagai risiko penyakit di awal kehidupan, perkembangan otak anak, juga berperan untuk situasi hati atau kebahagiaan anak. Apalagi jika dilakukan secara berkisinambungan termasuk kombinasi beberapa zat gizi atau nutrisi lain. (AR)

---
Foto: Istimewa

 

ibu anak, parenting, saluran cerna, sehat, anak

Artikel Terkait

Comments