Nikmatnya Kopi di Warung Koffie Batavia, Kafe Ala Hindia Belanda

Nikmatnya Kopi di Warung Koffie Batavia, Kafe Ala Hindia Belanda

Mengusung konsep Belanda-Indonesia, Warung Koffie Batavia identik dengan Jakarta pada zaman Belanda. Sebutan ‘Koffie’  dan ‘Batavia’ sendiri berasal dari bahasa Belanda. Saat memasuki restoran ini interiornya sangat kental ala café zaman kolonial namun tetap dengan sentuhan modern.

“Jadi nama Warung Koffie Batavia itu diambil dari bahasa Indonesia dan Belanda. Kalau ‘warung sebutan tempat makan tradisional Indonesia. Makanya banyak menggunakan ornament yang kami pakai juga foto-foto jadul zaman Batavia,” ungkap Shara  Moza selaku Marketing Brand Warung Koffie Batavia, saat ditemui WI di Mall Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Es Koffie Buaye (Campuran Kopi dan Alpukat)

Selain mengusung konsep restoran yang tidak biasa, Warung Koffie Batavia ini memiliki beberapa menu andalan salah satunya kopi. Jika berkunjung ke sini tak lengkap rasanya bila Anda tidak mencicipi cita rasa kopi lokal. Minuman andalannya seperti cold brew tubruk, koffie peranakan, es koffie buaye (campuran koffie dan alpukat ), dan jenis kopi lainnya.

“Biasanya orang ke sini pesannya kopi, biji kopinya sendiri kami ambil kebanyakan dari Indonesia, seperti, arabika, robusta, luwak semua single origin. Kebanyakan coffee shop punya house blend jadi kami bisa meracik sendiri kopinya. Campuran arabika dan robusta tapi dengan presentasi takaran yang dirahasiakan,” ujarnya.

Kopi peranakan yang jadi sajian khas

Saat WI berkunjung ke Warung Koffie Batavia,mereka telah menyediakan beberapa makanan dan minuman andalan yang wajib dicicipi. Seperti nasi goreng Batavia, kue cubit, dan koffie peranakan. Selain menu lokal makanan nusantara di sini juga ada beberapa menu makana Belanda, yaitu poffertjes cheese , stamppot, Kibbeling dan lainnya.

Nasi Goreng Kambing Ala Warung Koffie Batavia

“Untuk main course ada nasi goreng Batavia, makanan ini bumbunya kari dan dibaluri dengan daging kambing, dan ini termasuk menu spesial di sini. Untuk cita rasa koffie peranakan pahitnya terasa dan kopinya lebih light, jadi kami ingin juga mengedukasi orang dari cita rasa kopi itu sendiri.

Dengan suasana tempo dulu yang cenderung klasik vintage, Warung Koffie Batavia banyak menyajikan jajanan zaman dulu dan makanan asli Jakarta. Menariknya lagi ketika hari-hari besar, Warung Batavia akan menyediakan menu khusus hanya untuk hari tersebut.Jadi pilihan tepat untuk hang out Bersama kelurga ataupun teman.

  

Martabak mini Green Tea & Kue Cubit

“Untuk menu camilan, Warung Koffie Batavia ini punya beberapa jajanan pinggir jalan, kue cubit juga memiliki rasa yang lebih kekinian, seperti green tea, espresso. Jadi sebenarnya kami ingin membawa jajanan pasar dikemas dengan modern. Spesialnya di hari-hari besar seperti sumpah pemuda kami punya kopi kelapa dan hari besar lain,” tutupnya.

Warung Koffie Batavia bisa Anda kunjungi di Summarecon Mall Kelapa Gading, Grand Indonesia Mall dan Senayan City. Buka mengikuti jam operational mall.Harga  mulai dari Rp. 30 ribu hingga Rp. 150 ribu. (EV/RV)

------

Foto Hanif Nurafni & Instagram @warungkoffiebatavia

 

Warung Koffie Batavia, Nasi Goreng Kambing, Kopi Avocado

Artikel Terkait

Comments