Menyapa Senja By Vanilla Hijab

Menyapa Senja By Vanilla Hijab

Terinspirasi dari para perempuan Indonesia dengan berbagai kisah hidupnya, brand fashion muslim Vanilla Hijab meluncurkan 30 koleksi bertema "Menyapa Senja". Dalam koleksi yang dipersembahkan untuk kebutuhan para pelanggan di bulan Ramadan, Vanilla Hijab tetap menyuguhkan kreasi busana dan hijab berwarna lembut dengan detail motif yang menawan.

Kisah hidup para wanita Indonesia ini sengaja diangkat untuk bisa menjadi sebuah inspirasi dan sumber kekuatan bagi mereka yang mungkin juga mengalami hal yang serupa. Itulah mengapa tema "Menyapa Senja" diangkat sebagai bentuk refleksi annual show pertama yang digelar dengan tema ‘Senja’ pada tahun 2016. Dari show pertama inilah sang desainer mewujudkan mimpinya untuk bisa menciptakan busana muslim dan hijab yang nyaman, modis dengan harga terjangkau, namun tetap memenuhi syariat agama.

"Saya ingin koleksi Vanilla Raya ini dapat digunakan oleh banyak orang. Koleksi Vanilla Raya hadir dengan menawarkan beragam model mulai dari dress, blouse, tunik dan hijab dipasarkan dengan kisaran harga 350 – 450 ribu rupiah untuk busana dan 150 – 210 ribu rupiah untuk hijab,” kata Founder dan Designer Vanilla Hijab, Atina Maulia.


Sementara Chief Executive Officer Vanilla Hijab, Intan Fauzia mengungkapkan bahwa Vanilla Hijab Annual Show ini merupakan salah satu momen untuk meningkatkan engagement dengan Sister Vanilla Hijab - sebutan untuk konsumen loyal Vanilla Hijab.

“Kami memberikan rewards kepada 160 Sister Vanilla Hijab terpilih sebagai tamu spesial dalam acara ‘Menyapa Senja’. Selain itu kami juga mengundang para selebriti yang juga sahabat kami, seperti Nagita Slavina, Cut Meyriska, Vebby Palwinta, Nina Zatulini dan sederet artis lain agar menginspirasi para penggemarnya dalam memilih busana yang modis untuk momen Ramadan dan Idulfitri,” kata Intan.


Vanilla Hijab didirikan oleh Atina pada tahun 2013 saat berusia 20 tahun. Atina memilih berjualan hijab online mengingat keterbatasan modal dan tempat usaha. Pada saat itu hijab buatannya diproduksi oleh tukang jahit keliling yang biasa mangkal di depan rumahnya. Dengan tekun Atina menjalani dan mengembangkan bisnisnya dibantu oleh kakak perempuannya, Intan. Kini Vanilla Hijab memiliki 75 karyawan.


“Vanilla Hijab berupaya agar senantiasa memberi manfaat bagi banyak orang. Mulai dari mempekerjakan penjahit keliling, hingga membantu pegawai yang sempat putus sekolah untuk kembali melanjutkan pendidikannya. Koleksi Vanilla Raya ini sebagian penjualannya akan digunakan untuk membangun sekolah di Palestina sebagai program kolaborasi antara Vanilla Hijab, Dompet Dhuafa, Rumah Zakat dan PKPU,” tutup Atina.(RV)

Foto : Banyu Communication

Vanilla Hijab, Fashion Muslim

Artikel Terkait

Comments