Perempuan Harus Berani Speak Up!

Perempuan Harus Berani Speak Up!

Berkarier dan mengembangkan diri menjadi pribadi yang lebih positif bukanlah suatu hal yang salah untuk perempuan. Perempuan memiliki hak untuk bebas dalam menentukan pilihan hidup mereka sendiri.

Hal ini seperti yang diungkapkan oleh Director of Viventis Search Asia Indonesia Miranti Kemala dalam Seminar bertema “Be(You)tiful” yang membahas seputar kepercayaan diri, makna ‘cantik’, dan bagaimana memprioritaskan hidup sebagai seorang perempuan.

Universitas Multimedia Nusantara, menyelenggarakan self-care, self-defense, dan self-healing untuk para perempuan agar lebih speak up lewat program CSR- HARAPAN. Dengan program ini, perempuan diharapkan tidak takut untuk melawan kekerasan, dan berani bersuara.

“HARAPAN sendiri adalah Hari Apresiasi Perempuan. Kegiatan CSR ini didasari oleh kekhawatiran kami terhadap tingginya tingkat kekerasan dan pelecehan terhadap kaum perempuan,” ujar Chrisnadi, Ketua HARAPAN.

 

Seminar 'Be(You)tiful'

Dalam seminar tersebut, turut hadir 2nd Runner Up Miss World 2016 Natasha Mannuela, Professional Fashion Stylist Gily, dan juga Director of Viventis Search Asia Indonesia Miranti Kemala.

“Menurut saya, cantik adalah bagaimana ketika kalian sudah tau siapa diri kalian, kekurangan dan kelebihan kalian, dan kalian bersyukur akan hal itu,” ucap Natasha.

 

Workshop 'You're your own hero'

Tak hanya seminar, CSR ini juga mengadakan workshop simulasi pertahanan diri dan edukasi DIY Pepper Spray dengan tema  ‘You are Your Own Hero’, sukses diselenggarakan. Antusias para peserta sangat tinggi terhadap kelas self-defense, terutama saat sesi demonstrasi pertahanan diri yang dipandu oleh pelatih-pelatih ahli dari Stronghold Fit and Punch. Dari pertahanan sederhana hingga rumit, seperti bagaimana melepaskan diri dari percobaan pelecehan dan penculikan.

Setiap peserta  yang hadir bisa berkonsultasi  dengan para psikolog seperti Maya Dita, Fella Fendina, Herdyan Loberto, Leoti Anisa Putri, Ega Alfath yang berasal dari Yayasan Praktek Psikolog Indonesia, Kata Djiwa, Kalm, Sehat Mental dan Ibunda. Dengan konsep ‘Push Your Confidence and Mental Healing’ ini, para peserta menceritakan konflik diri dalam berbagai tema yang disesuaikan dengan para psikolog seperti Stress healing, Mental Issue, Toxic Relationship, dan life crisis. Stress healing menjadi tema yang paling diminati oleh peserta, tekanan perkuliahan menjadi alasan yang mendorong peserta untuk berkonsultasi dan belajar bagaimana mengelola stres yang dihadapi. (RV)

Foto : Universitas Multimedia Nusantara

Perempuan, Speak Up, UMN

Artikel Terkait

Comments