Ringgo Agus Rahman Masih Harus Diingatkan

Ringgo Agus Rahman Masih Harus Diingatkan

Isu sampah plastik hingga kini memang masih menjadi perbincangan, penggunaan plastik secara masif akan mungkin berimbas negatif bagi kelangsungan makhluk hidup. Salah satu pemeran Film Jomblo, Ringgo Agus Rahman menilai hal tersebut memprihatinkan sehingga dirinya pun mulai menerapkan gerakan #SayonaraKantongPlastik.

Untuk memulai aksinya tersebut Ringgo memulai dari keluarga kecilnya terlebih dulu, pengalaman traveling nya juga membawa Ringgo untuk mencoba meninggalkan penggunaan barang dari plastik. Apalagi menurut ayah satu orang anak ini cowok yang minum menggunakan sedotan plastik itu terlihat feminin.

“Cowok pakai sedotan plastik itu kelihatan culun, kalau cowok minum dari sedotan plastik kan harus dipegangin jadi so cute aja kelihatannya. Maaf ya tapi saya suka sebel jadi lebih baik enggak usah digunakan saja. Kalau saya dari dulu memang jarang sekali pakai sedotan plastik,” katanya saat press conference  #SayonaraKantongPlastik akhir pekan lalu.

Tak hanya itu, Ringgo pernah merasa malu ketika masih menggunakan plastik luar negeri. Saat itu Ringgo mengaku malu karena saat membayar barang belanjaan ternyata tidak ada plastik untuk membungkus belanjaannya tersebut.

“Pernah datang ke kakaknya istri di Swiss, jadi karena anak saya makannya nasi akhirnya belanja ke swalayan dan sudah ambil ini dan itu pas bayar, barang-barang kami cuma dilihatin, ternyata mereka tidak menyediakan kantong belanjaan. Jadi itu sih yang membuat saya malu apalagi sampai bikin antrean panjang kan, orang sana memang mereka bawa kardus atau kantong belanja sendiri,” ungkap pemeran Abah dalam film Keluarga Cemara ini.

Kini dirinya dan sang istri, Sabai Morschesck jadi lebih peduli dengan penggunaan plastik. Ia mulai membawa kantong belanja sendiri dan mengurangi kantong plastik. Meski ia mengaku masih sulit untuk menghindari kebiasaan itu, namun Ringgo mulai mengedukasi dirinya dari hal kecil.

“Jujur saya pun kadang-kadang masih suka enggak sadar pakai plastik, dan masih harus diingetin kebiasaan itu. Kalau sekarang belanja bulanan juga istri selalu yang bawa tas belanjaan atau bawa tumbler. Meskipun sebenarnya gue juga masih belum bisa lepas total menggunakan plastik sih, jadi saya harap mulai banyak penyedia restoran yang udah mulai mengurangi penggunaan plastik mungkin bisa terjadi perubahan-perubahan kecil yang penting kita juga mau merubah,” pungkasnya.

Sebagai bentuk perhatian terhadap kelestarian lingkungan serta menjaga destinasi wisata dari pencemaran sampah plastik H.I.S Travel Indonesia bekerjasama dengan Lawson Indonesia dan Club Med Resort mengaja masyarakat untuk mengurangi sampah plastik. Aksi ini dimulai dari kegiatan sederhana yaitu dengan tidak menggunakan kantong plastik saat berbelanja.

Sejak 1 Mei 2019, sosialisasi gerakan “Sayonara, Kantong Plastik!” ini sudah digulirkan di 44 toko Lawson di Jabodetabek. Masyarakat yang menolak menggunakan kantong plastic saat berbelanja di toko Lawson dapat foto dan posting di Instagram dengan hashtag #SayonaraKantongPlastik. Di akhir periode kampanye pasa 31 Juli 2019 akan dipilih secara undian sebanyak 4 orang yang beruntung untuk diajak liburan gratis ke Jepang dan China. Masing-masing pemenang berhak mengajak 1 orang pendamping untuk diajak berlibur. (EV)

----

Foto: @ringgoagus

Ringgo,Ringgo Agus Rahman,SayonaraKantongPlastik,H.I.S Travel Indonesia,Club Med Resort

Artikel Terkait

Comments