Najwa Shihab: Perempuan Harus Kerja 2 Kali Lebih Keras

Najwa Shihab: Perempuan Harus Kerja 2 Kali Lebih Keras

Rasanya di masa ini, sudah banyak muncul wanita inspiratif yang lebih lantang bersuara dan berprestasi. Salah satunya Najwa Shihab. Jurnalis dan duta baca Indonesia ini berhasil membuat banyak kaum milenial menjadi melek politik. Tak heran jika kemudian ia menjadi panutan bagi banyak wanita Indonesia.

Nana, begitu ia biasa disapa, berpendapat bahwa saat ini sudah semakin banyak tempat bagi wanita untuk dapat mengekspresikan diri. Hal ini juga yang membuatnya terus menerus mengatakan kepada kaum wanita untuk tidak membatasi diri.  

“Banyak contoh perempuan sukses di berbagai bidang , baik di pemerintahan atau di dunia usaha. Sekarang  bukan lagi perempuan bisa atau tidak, sekarang  ya siapapun bisa dan tinggal apa yang bisa dilakukan dan apa yang sudah dilakukan oleh diri sendiri karena kesempatannya sudah terbuka lebar,” ungkap Nana saat ditemui WI di Kantor Redaksi Narasi Tv, Selasa 26 Maret lalu.

Sayangnya, hingga saat ini pun masih banyak wanita yang membatasi diri. Rata-rata karena merasa tidak percaya diri atas kemampuan diri mereka sendiri.

“Jika ingin speak up dan dilihat, kita harus cukup kuat dengan apa yang kita punya, untuk  menarik perhatian orang,” ujarnya tegas.

Baginya, rasa percaya diri, memiliki jaringan pertemanan yang kuat dan mampu serta berani menunjukkan kemampuan diri, menjadi kunci utama bagi seorang wanita untuk menjadi setara dengan kaum pria.

Stigma Negatif Wanita Sukses
    

Begitu banyaknya kaum wanita yang sukses di berbagai bidang. Mulai dari bidang usaha, politik, jurnalistik hingga pemerintahan. Tapi sayangnya hal ini masih saja diikuti dengan stigma negatif. Banyak yang menganggap wanita yang sukses adalah wanita yang ambisius dan egois.

“Sayangnya masih ya, bukan hanya di Indonesia sih.  Menurut saya di belahan dunia manapun kerap kali perempuan sukses berkolerasi dengan unsur negatif dibanding dengan unsur positifnya. Kalau perempuan yang berusaha untuk minta kenaikan gaji atau berusaha untuk mengejar posisi tertentu hal itu dianggap ambisius. Jadi memang ada perspektif yang seolah-olah negatif kalau perempuan terlalu mengejar karier. Tapi sekali lagi itu bukan hanya di Indonesia, namun juga terjadi di luar negeri,” ujar ibu satu anak ini.

Hal ini bisa menjadi satu hambatan bagi wanita untuk bisa berprestasi. Stigma negatif tersebut bisa membuat wanita tidak maksimal dan justru menimbulkan rasa tidak percaya tinggi.

“Anggapan itu membuat wanita menjadi tidak disukai. Lain halnya dengan pria. Ketika pria mencapai sukses maka orang lain akan beranggapan positif dan memuji,” tegas Nana.

Rasa percaya diri ini, menurut Nana, sudah terlihat ketika banyak wanita diminta menebak IPK. Banyak yang menebak angka lebih rendah dari yang seharusnya mereka peroleh. Percaya diri dalam wanita ini menjadi masalah krusial yang dihadapi tidak hanya oleh wanita Indonesia tetapi juga wanita di dunia.

“Berbeda dengan pria. Ia akan dengan sangat percaya diri memberikan angka tertinggi. Contoh lain ketika wanita dihadapkan oleh perusahaan yang bertanya perihal gaji. Wanita akan kurang percaya diri untuk meminta gaji tinggi,” ungkapnya.
    
Sadarkah kita, ketika banyak anggapan negatif terhadap wanita sukses, wanita harus dihadapkan pada keadaan di mana mereka harus bekerja dua kali lebih keras. Lagi-lagi menurut Nana, wanita memang sejak dulu sudah terbiasa dengan tantangan itu.

“Kita (wanita) sudah terbiasa bekerja lebih keras dibandingkan dengan pria. Wanita itu biasanya lebih rajin, lebih tekun, lebih konsisten. Karena ya itu, sering kali pintu-pintu yang terbuka mudah untuk laki-laki itu justru masih harus diketok atau didobrak lebih keras oleh perempuan,” urainya.

Dari keadaan ini, Nana menganjurkan kepada para wanita untuk bisa meng-upgrade diri. Wanita harus bisa mengembangkan dirinya sendiri untuk bisa mendapatkan kesempatan lebih banyak agar mencapai kesuksesan.
 
“Misalnya sebagai wartawan harus semakin banyak jejaring. Atau jika Anda pekerja kreatif, maka harus lebih bisa menghasilkan ide-ide segar.  Dengan meng-upgrade diri, kita bisa lebih percaya diri. Kalau kita pede dan tahu apa yang kita utarakan dan yang ingin kita lakukan, kita punya kepercayaan diri dan tidak hanya menyimpannya sendiri,” jelasnya. (RV)

----
Foto : Narasi.tv/ Dwi Prasetya
Make Up and Hair Do : @evievrian

wanita inspiratif, selebritis, najwa shihab

Fokus Berita Lainnya

Artikel Terkait

Comments